Pesawat Jatuh, Presiden Moskow Minta Investigasi Objektif

example banner

Moskow – Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut jatuhnya pesawat maskapai Metrojet di Sinai Utara, Mesir sebagai tragedi besar. Putin meminta agar penyelidikan dilakukan secara objektif.

Pesawat jenis Airbus A-321 tersebut jatuh usai lepas landas dari Bandara Internasional Sharm el-Sheikh, Sinai menuju kota St Petersburg, Rusia pada Sabtu (31/10). Insiden ini menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 224 orang.

Otoritas Rusia menyebut indikasi pesawat hancur saat masih mengudara, namun penyebab hal itu masih misterius. Penyelidikan masih terus dilakukan oleh otoritas Rusia bersama Mesir dengan dibantu tim penyidik kecelakaan penerbangan dari Jerman dan Prancis.

“Saya sekali lagi ingin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga dan kerabat korban,” tutur Putin seperti dikutip kantor berita Interfax dan dilansir Reuters, Selasa (3/11/2015).

Dari 224 penumpang dan awak yang ada di dalam pesawat tersebut, sebagian besar merupakan turis asal Rusia yang pergi berlibur ke kawasan wisata Sharm el-Sheikh, Sinai. Korban termuda diketahui bayi perempuan berusia 10 bulan, sedangkan yang tertua merupakan nenek berusia 77 tahun.

“Tanpa keraguan, semuanya harus diperjelas agar gambaran objektif mengenai apa yang terjadi bisa muncul, agar kita tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ucap Putin dalam komentar terpisah seperti dikutip media Rusia lainnya, ITAR-TASS.

“Pekerjaan (penyelidikan) ini harus dilanjutkan hingga kita benar-benar yakin bahwa semuanya sudah terungkap,” imbuhnya.
(nvc/ita)

 Editor :hendri Abadi
 Sumber: detik.com