Untuk Bangun Ruangan SMPN 2 Ukui Pungut Biaya Kepada Siswa

example banner

PELALAWAN,Riauandalas.com– Minimnya jumlah Ruangan kelas untuk kegiatan belajar siswa/wi di sekolah menengah pertama SMP N 2 ukui, membuat, dunia pendidikan serasa di ujung tombak.

Bagaimana tidak SMP N 2 ukui, yang benar-benar berada di pusat kota kecamatan ukui-pelalawan menjadi sorotan publik beberapa waktu ini.

Miris rasanya pak, ungkap seorang wali murid yang berisinial Y saat di temui awak media Riau andalas. Com 3-9-2018 di kediamannya.

“sambungnya” masak sampai hari ini masih ada sekolah yang di bangun secara swadaya?

Apa pemerintah ini buta, sehingga terabaikan seperti ini ungkapnya dengan nada tanya.

Kami warga miskin pak bupati, masak anak kami harus di kutip biaya Rp. 165000./siswa
apa memang pemerintah sudah tak mampu lagi untuk membangun Ruangan belajar saja, katanya dengan nada kecewa.

Di samping itu, kepala sekolah SMP N 2 suib Spd saat di temui di Ruangannya, membenarkan hal pengutipan uang sebesar Rp. 165000 yang sejatinya untuk pembangunan tambahan Ruangan kelas siswa.

Mau gimana lagi, kita sudah berulang kali mencoba untuk meminta bangunan, ke dinas terkait mengingat jumlah anak didik SMP N 2 semakin banyak.

“lanjutnya” tapi sampai saat ini hasilnya nihil. Mengingat kebutuhan Ruangan sangat mendesak, terpaksa kami memungut biaya kepada seluruh siswa/wi.

Mengenai jumlah uang yang kita kutip juga di ketahui Komite sekolah dan diadakan Rapat beserta orang tua dan wali murid.

Di lain tempat komite sekolah yakni bapak Tarmizi mengakuinya dan menyayangkan sikap pemerintah kab pelalawan yang terasa lamban.

Padahal ini kan sudah menjadi prioritas pemerintah dalam hal mewujutkan pendidikan yang gratis.

Mengenai orang tua dan wali murid yang tidak terima, ya wajar wajar saja tutupnya (gom**)