Berita utamaPekanbaru

Dishub Pasang 30 Water Barael dan 150 kon Penerapan Satu Arah

Water Barel dan Kon Perlu Diperhatikan untuk Keselamatan di Jalan

PEKANBARU,RIAUANDALAS.COM—- Guna membantu kelancaran dan men atasi kemacetan di jalan saat penerapan jalur satu arah perlu alat perlengkapan  seperti water barel (pembatas red), traffic cone (kerucut red). Karena dengan adanya peralatan tersebut juga sebagai petunjuk serta rambu di jalan raya.
Demi muwujudkan itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru telah menyediakan dan memasang peralatan tersebut di beberapa titik ruas jalan tersebut. “Untuk jumlah water barel berkisar 30 unit dan dan traffic con 150 buah. Peralatan iitu usaha kita yang kita usulkan ke Kemnetrian Perhubungan pusat. Anggrannya sebsar Rp90 juta rupiah,” kata Kepala Dishub Aripin SH ketika dikonfirmasi Riau andalas.com Rabu (2/9) melalui Kabid Pengawasan dan Pengendalian Syaibul Alades SH.
Dijelaskan Syaibul, perlengkapan itu diajukan pada tahun 2014 tahun lalu. Berkat usaha Dishub Kota akhirnya, pihak Kementrian Perhubungan Darat membantu peralatan tersebut.”Kini peralatan itu sudah kita terima dan kita gunakan dalam sosialisasi penerapan jalur satu arah. Peralatan itu memang sangat banyak manfaatnya, terutama sebagai petunjuk dan batas bagi pengguna jalan, sehingga arus lalulintas bisa berjalan aman dan lancar.”Semoga dengan dipasangnya water barel dan con itu, pengguna jalan bisa memahami dan mengerti jalur mana saja yang dilewati. Sehingga tidak terjadi kecelakaan serta kemacetan. Begitu juga petugas yang kita kerahkan selalu memberikan pelayanan yang prima kepada pengguna jalan, sehingga tidak terjadi kemacetan,” ujar  Syaibul.
Diterangkan Syaibul, untuk itu bagi pengguna jalan baik roda dua dan roda empat agar selalu memperhatikan letak water barel dan kon tersebut. Hal ini supaya pengendara dan pengemudi bisa aman saat berada di jalan raya.”Kita sarankan agar melihat water barel (pembatas red) dan kon. Hal ini agar tidak terjadi kemacetan serta kecelakaan,” pungkas Syaibul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *