Di Tuding Perlambat Proses Hak Angket, Noviwaldy Sebut M Adil Tak Paham Aturan

example banner
Anggota DPRD Riau dar Partai Demokrat

Anggota DPRD Riau dar Partai Demokrat

“Kalau gak tau bagus gak usah Ngomong”

Pekanbaru, Riau Andalas.com— Dituding sengaja memperlambat proses hak angket terkait pembayaran hutang eskalasi oleh salah seorang anggota pengusul Mumamad Adil. Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman sebut Muhamad Adil tidak tau dan tidak paham dengan aturan. Pasalnya, ia sendiri sampai saat ini belum meneriman naskah hak angket itu. Kecuali foto copy, dan itupun penyerahanya pada saat penutupan masa sidang yang intinya belum naik ke pimpinan.

“Saya justru heran dengan pernyataan M Adil itu, apakah beliau ini tidak paham atau memang tidak tau aturan,” kata Noviwaldi Jumat (29/4).

Tambahlagi katanya, sesuai copyan naskah yang diterima, setelah di pelajari masih ada yang belum lengkap, karena di sana hanya tertera definisi-defenisi dan nota rapat saja, bagaimana mau diparipurnakan. Tambah lagi sekarang ini dewan masih dalam rangka pelaksanaan reses, dan tidak mungkin untuk membuka rapat Banmus yang pembukaan masa sidangnya belum dilangsungkan. Maka itu disarankan, cari tau dan pahami dulu aturan baru bicara. Agar masyarakat tidak tau ketidakmampuan yang akhirnya asal ngomong saja.

“Apa mungkin kami bersidang disaat reses, sementara masa sidang belum dibuka. Bertai memang ianya tidak memahami aturan nomor 16 tentang tartib DPRD itu,” cetus Noviwaldy.

Kalau yang namanya hak angket, jelas Politis partai Demokrat ini, kebijakan kepala daerah yang berdampak implikasi luas yang diduga kuat melanggar perturan perundang-undangan. Seharusnya disampaikan undang-undang itu, berapa dan pasal berapa harus dicantumkan disana.

“Sebelumnya saya juga sudah disampaikan ke pengusul lainnya secara lisan, mereka bisa memahami, kok M Adil tidak bisa memahami,”

“Kita pasti akan bahas yang nama usulan di Bamus. Asalkan sepanjang syarat terpenuhi dan itupun kalau sudah sampai dimeja pimpinan. Kalau di Bamus saa belum terdaftar apa yang mau dibahas?,” tutur Nowiwaldy kembali tuding M Adil untuk memperlajari tentang aturan tata tertib yang ada di DPRD Riau.