PemerintahanRiau

Pecahkan Rekor MURI, Dewan Harap Sagu Tidak Hanya Cari Nama

Gubri memberikan sambutan pada Sagu Riau Menyapa Dunia saat acara Riau Food Festival & Rekor Muri Kuliner Berbahan dasar Sagu di Halaman Kantor Gubernur
Gubri memberikan sambutan pada Sagu Riau Menyapa Dunia saat acara Riau Food Festival & Rekor Muri Kuliner Berbahan dasar Sagu di Halaman Kantor Gubernur

PEKANBARU, Riau Andalas.com – ┬áPemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bersahsil pecahkan rekor Muri kuliner yang terbuat dari bahan sagu. Dimana Rekor Muri yang diselenggarakan pemprov tersebut mampu mengatasi pemcehan rekor muri yang sebelumnya diselenggarakan Provinsi Ambon.

Adapun jumlah jenis makanan yang terbuat dari sagu tersebut, berjumlah sekitar 369 jenis makanan, yang penilaianya dilakukan lansung oleh Senior Menejer Muri Selasa (25/10) di halaman kantor Gubernu Riau.

Kegiatan pemecahan rekor Muri yang bertema Sagu menyapa Dunia tersebut, Gubernur Riau Arsydjuliandi Rachman menyampaikan, juga merupaka kegiatan penunjang promosi pariwisata di Riau. Terutama dalam pariwisata kuliner yang bisa jadi tujuan bagi wisatawan ke Riau.

“Riau merupakan penghasil sagu luar biasa, mudahan-mudahan dengan adanya pemecahan rekor Muri ini mampu meningkat promosi wisata Riau kedepan,” kata Gubri Andi Rachman sapaan akrabnya.

Sementara tim penilai Muri Awan Raharjo menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan kreatif yang membaggakan, karena tidak semua daerah bisa melakukan dan memiliki produksi sagu tersebut. Sehingga kegiatan ini juga merupakan kebanggaan bagi indonesia.

“Kegiatan ini kegiatan superlatif, atau unik dan kegiatan ini sangat pantas untuk mendapatkan penilaian lebih dari Muri,” uajrnya.

Lebih jauh katanya, kegiatan bergensi ini merupakan kegiatan luar biasa yang masuk dalam rekor Muri dalam kategori kuliner. Tambah lagi kegiatan yang diselenggarakan pemprov Riau ini, melebihi dari kegiatan yang sebelumnya diselenggarakan Provinsi Ambon yang hanya menampilkan 308 menu yang juga terbuat dari sagu.

“Kita berharap kegiatan ini bisa terus ditingkatkan di Riau,” tuturnya.

Disisi lain, Anggota DPRD Riau mengharapkan kegiatan pemecahan Rekor Muri kuliner yang terbuat dari bahan sagu itu tidak hanya untuk mencari nama, tapi juga dilestarikan. Agar kedepannya juga mampu menunjang perekonomian masyarakat. Terutama masyarakat kepulauan meranti selaku penghasil sagu.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman, menurutnya sagu tersebut merupakan salah satu produk yang bisa dihandalkan daerah. Terutama dalam meningakatkan promosi daerah yang kedepanya menjadi tujuan bagi wisatawan.

“Temanya kan Sagu menyapa Dunia, kita berharap kedepanya memang dilestarikan. Sehingga jika ada wisatawan sagu itu memang sesuai dengan yang disajikan dalam kegiatan ini,” tuturnya. (Dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *