Tidak terima guru dipukuli, Para Siswa SMKN 2 Makassar datangi Kapolsek Tamalate

example banner

sumber foto:detikcom

sumber foto:detikcom

Makassar, Riau Andalas.com – Kamis (11/10/2016), Ratusan siswa SMK Negeri 2 Makassar melakukan long march dari sekolahnya di jalan Pancasila ke kantor Polsek Tamalate di jalan Danau Tanjung Bunga Makassar. Mereka menuntut Adnan Ahmad, pelaku pemukulan gurunya Dasrul, agar dihukum seberat-beratnya.

Selain para siswa, beberapa guru-guru anggota PGRI dan alumni SMKN 2 juga ikut turun aksi mengecam pemukulan gurunya tersebut.

Para siswa yang menggunakan seragam sekolahnya membawa spanduk mengecam aksi pemukulan gurunya yang dilakukan Adnan Ahmad yang terjadi di sekolahnya kemarin, Rabu (10/8), dengan berkonvoi dari sekolahnya yang berjarak sekitar 4 kilometer dari Polsek Tamalate yang berada di jalan Danau Tanjung Bunga.

Menurut Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Wasir Thalib di Polsek, pihaknya akan serius mengawal kasus pemukulan guru SMKN 2 Makassar yang dilakukan di lingkungan sekolah ini.

“Kami akan memberikan advokasi dan perlindungan pada guru korban kekerasan ini, atas nama lembaga PGRI, kami merasa kecewa berat atas adanya pemukulan guru, apalagi kami telah membuat MOU dengan Kapolri untuk mencegah kriminalisasi guru,” ujar Guru Besar Univ Negeri Makassar ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Adi Suryadi Culla yang turut aksi menyebutkan bahwa seharusnya aksi pemukulan guru tidak perlu terjadi, bilamana peran Komite Sekolah mampu memediasi persoalan orang tua dengan guru di sekolah. (sumber:detikcom)