Terancam Tertimbun Longsor, SMP Negeri 2 Bangun Purba Rokan Hulu

WP_20160527_10_17_52_Pro

 

Rokan Hulu ,Riau Andalas.com- Kepala sekolah SMP NEGRI 2 Bangun Purba A Munir Spd Berharap kepada pemmerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk memperhatikan Ancaman longsor Yang Akan Menimpa SMP Negri 2 Bangun Purba   karna sudah Sangat Mengkhawatirkan , jika. Hujan Turun Material Lumpur bercampur  Air Hujan Masuk Ke dalam Ruang kelas ,,Bila hal iitu  terus dibiarkan akan mengganggu proses belajar mengajar,”sebutnya”

Kita  khawatir longsor akan berakibat Fatal bagi sekolah Tersebut Karena Letaknya di bawah perbukitan Yang saat ini menurut pantauan wartawan Media ini sudah sangat Berbahaya ‎Para guru mengatakan Mereka juga khawatir, menurut murid yang coba di konfirmasi. Mengatakan beberapa ruang kelas kerap kebanjiran lumpur Disaat hujan turun karna tembok penahan tanah (TPT) di areal belakang sekolah tiadak ada.

Kepala sekolah menceritakan selain membuat seluruh penghuni sekolah (Guru dan siswa) was was karna ancaman longsor. Warga yang menyekolahkan anak anaknya di sekolah tersebut juga merasa cemas ” karna jarak antara tebing tanah yang sudah retak retak itu hanya dua meter dengan ruang belajar.

Masih Menurut Kepala sekolah, Memang  bangunannya  Masih Kokoh namun sayangnya lokasi sekolah tersebut menjadi langganan Longsor  Menurutnya karna dibelakang sekolah terdapat Perbukitan sementara di puncak bukit itu terlihat tanahnya sudah terlihat Bergeser. Retak dan amblas dengan diameter lebar 50 cm dan panjang 100 meter.

Sementara penataan saluran pembuangan atau drainase tidak beraturan. Jika musim hujan datang, sekolah ini akan menjadi hamparan kolam yang menampung ribuan liter air Bercampur lumpur yang turun dari perbukitan  di belakang sekolah tersebut

Atas situasi itu, pihak sekolah sangat Khawatir karna posisi tanah sudah mulai labil bergerak dan semkin Hari Terlihat Semakin Melebar.

Ketika di temui  Wartawan Media Ini Di sekolahnya kepala SMP Negri 2 Bangun Purba A Munir Spd mengatakan, jika sekolah tersebut masih saja Sering digenangi oleh air, maka Lambat Laun  gedung sekolah akan rusak hingga prasarana yang lain.‎Juga akan ikut terancam .  Dan akan berimbas pada mutu pendidikan anak didik kita “sebutnya”

Munir Mengaku Sudah melaporkan Langsung ke kadisdikpora Rohul, namun hingga kini belum juga diperbaiki pemerintah. “Selama saya menjadi kepala sekolah di SMP ini, hampir tiap tahun memohon bantuan dana memperbaiki sarana dan prasarana sekolah ini. Tapi sampai kini belum juga direalisasikan,” terangnya.

“Saat ini Kami sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah, baik daerah maupun pusat, sehingga kami bisa terus memperbaiki sarana dan prasaran sekolah kami yang rusak, agar kegiatan belajar mengajar di sekolah ini dapat berjalan dengan baik,sehingga tidak ada salahnya jika kami terus memohon perhatian Pemerintah,” ujarnya. 

‎Apalagi saat ini musim penghujan kita khawatir sedang di lakukan proses Belajar Mengajar Tanah itu akan longsor kalau hal ini terjadi maka akan berakibat fatal