Sejumlah Wartawan Kecewa dengan LAM Rohul

Tidak ada komentar 1281 views

IMG-20160617-00636
Rokan Hulu,Riau Andalas.com Sejumlah wartawan dan LSM serta lapisan masyarakat merasa kecewa atas  Atas diselenggarakannya Dialog bersama KomiteWartawan Reformasi Indonesia (KWRI) oleh Lembaga Adat melayu Kabupaten RokanHulu (LAMR) di Aula LAM Rohul Jumat 17 Juni 2016 .

Pasalnya setelah di Buka acara dialog oleh ketua LAM RokanHulu Tengku Rafli armen Ketua KWRI Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten RokanHulu melontarkan 10 pertanyaan namun 10 pertanyaan tersebut tidak membuahkan Hasil.
Hendrian Mansyur HSB  ketua KWRI DPC Rohul, “mengaku kecewa atas penyelenggaraan Dialog yang di adakan LAM Rohul.
Saya rasa pertemuan ini bukan dialog melainkan penjelasan Dari LAM tentang Diangkatnya Hulubalang sebangai Pagar Nogori mengapa tidak sejumlah pertanyaan yang saya lontarkan tidak dapat jawabannya dan masyarakat lainnya tidak mendapatkan waktu bicara. jelasnya “sebangai pelaksana Azas tugas dan Fungsi KWRI di kabupaten RokanHulu.
Bahkan Darmansyah selaku wartawan yang baru-baru ini mendapat perlakuan yang hampir bentrok Fisik dengan Hulu balang menyampaikan di depan majlis dialog namun itu pun tidak dapat di jelaskan Darmansyah, ” hasil dialog tadi tidak memberikan kata kata pasti oleh LAM dan ketua Hulu Balang Sehingga saya menilai tidak  puas begitulah, papar “Darman disaat di hubungi melalui telp selulernya .
Di selah selah keterangan Tengku Rafli Armen selaku ketua LAM Rokan Hulu serta pembawa Acara dialog ia menerangkan “kami (Lam) merasa semenjak terbentuknya HuluBalang maka muda mudi yang tadinya di sekeliling kantor ini sering terlihat berdua duaan sekarang ini sudah tidak ada lagi, ungkap”tengku Rafli Armen menyukuri terbentuknya hulubalang.
Anehnya pada saat salah seorang masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasinya terhadap LAM anggota Hulu balang menghentikan pembicaraan nya hingga pertanyaan tidak dapat di simpulkan Agus “ jika ini Adat mari kita beradat ajarkan kami tentang Adat jelasnya tp jika adat sesuka Hati sebaiknya kita buat saja di RokanHulu ini Adat Prancid pilih dan pasang sesuai sel;era sindir Agus yang mengaku masyarakat RokanHulu***