Pelabuhan di Kuala Enok Marak Penyeludup Rokok”Bermain”

example banner

 

Teks Foto: Sebuah Kapal bersandar di pelabuhan Sungai Duku, Kota Pekanbaru, yang disegel pihak Bea Cukai. (Foto:Hartono Panggabean).

 

Rokok bermacam merek mulai beredar ke negara seberang karena lebih untung dengan harga dollar.

Indragiri Hulu, Riauandalas.com– Disinyalir aktivitas penyeludupan rokok merek buatan Indonesia marak diseludupkan ke luar negeri. Aktivitas ini diduga dilakukan sangat rapi.

Sehingga terkesan menghindari pengawasan aparat penegak hukum. Tak terbayang, pelabuhan di Kuala Enok, Kabupaten Tembilahan dijadikan jalur lintas perairan menuju negara tetangga yakni: Singapura dan Malaysia.

“Pola permainannya tersistim, menggunakan speedboat “ ungkap seorang sumber Kepada WWW.Riauandalas.com , berinisial AL. “Jaringan yang luar biasa,” bebernya.

Menurutnya, para oknum penyeludup ‘’bermain” setingkat distributor. “Rokok berasal dari distributor Kota Pekanbaru, yang beredar resmi di Tembilahan, tetapi agen di Tembilahan menampung guna diselupkan ke luar negeri, “ tutur AL.

Ia mengatakan, praktiknya guna menghindari bea cukai rokok. Sebab, harga jual di negara tetangga terbilang relatif mahal. “Untungnya beda. “ Beber AL. “Dengan menghindari biaya pajak, “ cetus AL.

Sedangkan Kasatpol Airud Polres Tembilahan AKP Supandy, membantah informasi itu. “Tidak benar itu. Kita (Polisi Air dan Udara-red) selalu mengawasi jalur perairan di Kuala Enok, “ sebut Kasatpol Airud Kepada WWW.Riauandalas.com, Rabu (3/9) melalui via ponsel.

“Dari Kuala Enok ke Singapura dan Malaysia sangat jauh. Tidak mungkin,” katanya. (Hartono Panggabean/Hendri)***