Oknum  Sabara Polda Riau Dilaporkan Diduga Pelaku Pemukulan Terhadap Mahasiswa UIN SUSKA

example banner

ROKAN HULU, Riau Andalas.com -Markas Polisi Sektor (Polsek) Tambusai Resor Rokan Hulu (Rohul), didatangi puluhan pemuda asal Desa Tambusai Timur Kecamatan Tambusai, serta mahasiswa dari Pekanbaru  Minggu, (27/8/2017) sore hingga malam hari.

 

Kdatangan para pemuda dan mahasiswa ke Mapolsek Tambusai, mengantar rekan mereka yang diduga dianiaya salah seorang oknum Polri (Sabara) Polda Riau, yang tidak diketahui identitas namun bekerja Petugas Keamanan (Pam) di salah satu tempat pencairan Pembelian Buah (PB) Sawit Sigma Jaya, di Dusun Rantau Kayu Kuning Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

 

Diakui korban Abdul Toyib Goiril Alias Joni (21), pemuda  Desa Tambusai Timur yang juga Mahasiswa UIN Suska Pekan Baru menyatakan, dirinya dianiaya oknum Polri ( Sabara) dari Polda Riau saat dirinya serta rekannya , Habibi Rangkuti, mengantar Proposal pengutipan dana kegiatan atau hiburan anak-anak di Desa Bukit Senyum,  menyambut hari raya Idul Adha di Kantor pencairan PB buah sawit Sigma Jaya.

 

Saat korban dan temannya masukkan proposal di kantor PB Sigma Jaya yang diterima kasir bernama Mia. Lalu, Mia menyampaikan tenggang waktu  kapan dana proposal diberikan, yang diperkirakan pukul 16. 00 Wib.

 

Saat korban sedang bicara dengan kasir, tiba-tiba masuk  oknum Sabara Polda Riau yang berpakaian biasa juga tidak diketahui namanya , namun pria tersebut menyandang senjata laras panjang. Kemudian dirinuya berkata “kau memaksa kesini meminta ya”.

Saat itu  dijawab korban, dirinya tidak memaksa, namun hanya mencoba minta penjelasan ke kasir. Namun dikatakan Abdul Toyib Goiril Alias Joni, oknum Sabara Polda Riau tersbut malah main hakim sendiri dengan meninju dirinya di bagian kening sebelah kanan. Bahkan dicekik bagian lehernya, sehingga dirinya mengalami luka lecet di bawah dagu sebelah kiri dan lebam di kening sebelah mata kanan korban

 

Bukan sampai disitu sajab jelas korban, pelaku juga  menarik senjata laras panjangnya dan mengarahkan ke dirinya hingga mengejarnya. Saat itu, oknum  Sabara bicara “Kau tidak kebal ya, saya Pam di sini,”. Itu disampaikan korban meniru ucapan diduga Oknum Sabara Polda Riau .

 

“Untungnya, saat itu ada tiga orang dalam Kantor PB. Dua  Kasir, diantaranya Mia dan rekan mengantar Proposal Habibi  yang sempat menghalanginya pelaku. Sehingga dia keluar dan memberi tahu kan kepada  keluarganya serta  melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambusai,” kata korban dan menjelaskan, laporannya diterima Piket jaga dengan nomor STPL 126 /VIII /2017 /Riau/Polsek Tambusai ditanda tangani  AIPTU A. Simanungkalit dugaan Tindak Pidana (TP) penganiayaan.

 

Kapolsek Tambusai AKP Yulihasman S.Sos yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya masih di luar tidak ngantor. Dirinya mengatakan, oknum yang diduga anggota Sabara Polda Riau yang melakukan Yulihasman Kapolsek mengaku tidak tau.

“Biasanya yang PAM di PKS Desa Rantau Panjang anggota Polsek Tambusai langsung Patroli,”sebut Kapolsek Tambusai.

 

Kapolsek menyatakan, bila benar adanya dugaan penganiayaan, silahkan laporkan. Pihaknya akan memproses laporan tersebut,” tegas Kapolsek Tambusai sambil mematikan Hand Phone nya **( Alfian)