Diduga Napi Bebas Mengunakan HP , Kalapas Inhil ; Bila Ada Petugas Lapas Yang Menerima Suap Akan Ditindak Tegas


INHIL,Riauandalas.com– Pengamanan dalam Lapas Kelas II A Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir bisa dikatakan tidak steril. Pasalnya narapidana diduga bebas menggunakan Handphone genggam setelah terkuak kasus pengendalian pengiriman narkoba jenis sabu-sabu didalam jeruji besi.

Kasus ini sempat membuat heboh warga Tembilahan mengkleam kurangnya pengamanan LP Tembilahan, ditambah lagi kasus penangkapan Wan (29) seorang narapidana miliki 8 paket sabu-sabu. Ia ditangkap, Jumat (23/2/2018) lalu, saat petugas Lapas Kelas II A Tembilahan, yang dipimpin Kalapas Sudirwan, S.H., dan petugas dari Kanwil Kemenkumham Riau, melakukan razia di setiap kamar yang dihuni narapidana.

Kalapas, Sudirwan saat diwawancarai awak media membantah warga binaan bebas menggunakan hanphone. Ia dengan tegas mengatakan bahwa didalam LP tidak ada kebebasan untuk menggunakan HP karena itu dilarang.

“Kita selalu melakukan upaya pencegahan dengan menggelar razia, Tapi saya tidak tau dari mana datangnya,” ungkapnya usai menggelar pemusnahan barang bukti setengah kilogram sabu di Mapolres Inhil, senin (26/02/2018) siang.

Sudirman menegaskan, jika petugas lapas lakukan pembiaran dan menerima suap dari narapidana, akan ditindak secata tegas.

“Kalau ada petugas yang bermain akan ditindak dengan tegas. Saat ini saya masih melakukan penyelidikan,” tukasnya

Terakhir ia mengatakan, akan memeperketat penjagaan, agar kembali steril,  “Untuk saat ini, apabila ada jam kunjung telah habis, pagar LP saya perintahkan untuk ditutup dan titipan apapun tidak saya terima lagi. Ini merupakan upaya yang saya lakukan,” tutupnya

Roy/Daud