Kadis TPH Rohul Minta Petani Sukseskan Penanaman Padi Gogo.

example banner

ROKAN HULU, Riauandalas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tahun ini akan tanam bibit padi gogo seluas 4.795 hektar  tersebar di sejumlah kecamatan se-Rohul.

Diakui Kepala Dinas TPH Rohul Mubrizal SP MMA‎, untuk luasan penanaman bibit padi gogo, lebih besar ketimbang padi sawah yang hanya seluas 1.000 hektar. Pelaksanaan program upaya khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) tahun ini, Pemkab Rohul dapatkan bantuan dari dana APBN Tahun 2019.

Artinya kata Mubrizal lagi, pengembangan program Upsus Pajale telah tertuang dalam rencana kegiatan anggaran di Dinas TPH Rohul, yang dananya berasal APBN.

Dijelaskannya, untuk tanaman palawija musim tanamnya telah dimulai Maret-April, sementara untuk padi gogo akan ditanam pada Agustus-September mendatang.

Tentunya, kata Mubrizal, petani juga diingatkan dalam penanaman padi gogo sesuai jadwal tanam yang ditetapkan pemerintah daerah, sehingga hasil produksinya sesuai dengan target yang dinginkan.

“Berharap petani lebih giat, dan mensukseskan penananman padi gogo, karena bantuan bibit tanaman padi gogo di Rohul termasuk terluas dibandingkan dengan luas padi sawah yang ada. Dalam artian, produksi padi gogo memberikan kontribusi yang besar dalam memenuhi kebutuhan beras lokal. Kendati, kita masih mengalami kekurangan beras,” katanya, Senin (22/4/2019).

‎Mubrizal juga mengimbau ke para petani, disamping mereka mengelola lahan perkebunan, agar dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk pengolahan tanaman pangan, baik padi gogo  yang berada di lahan kering termasuk palawija lainnya.

‎Dirinya meminta, petani yang memiliki lahan, agar tidak seluruhnya lahan itu difungsikan untuk komoditi perkebunan, disisakan untuk pengolahan tanaman pangan lainnya.

“Sudah saatnya petani tidak hanya bertumpu pada satu komoditi saja (padi), tapi juga mengolah lahan untuk tanaman pangan lainnya. karena komuditi tanaman pangan harganya tidak akan turun, karena masyarakat masih mengutamakan kebutuhan untuk pangan,” harapnya.

Mubrizal juga berharap, agar penyuluh dapat mendorong dan membantu petani jika di lapangan alami kendala, dalam melaksanakan penanaman Pajale, dan membimbing para petani untuk mematuhi jadwal musim tanam Pajale yang telah ditetapkan pemerintah.

Sebutnya lagi,  pemerintah pusat setiap tahunnya mengucurkan anggaran untuk bantuan program Upsus Pajale yang dilaksanakan Dinas TPH Rohul di seluruh desa yang berpotensi di 16 kecamatan‎ se-Rohul.

Mubrizal menjelaskan, seluruh petani berpeluang mendapatkan bantuan bibit Pajale dari pemerintah, tentunya mereka harus mengusulkan melalui kelompok tani, nantinya akan didata oleh tenaga penyuluh lapangan, sesuai jumlah lahan per kelompok tersebut.

“Bidang pertanian, salah satu program prioritas yang mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah, untuk meningkatkan produksi Pangan khususnya di Rohul,” tegasnya.*** (Alfian Tob)