Ticker

6/recent/ticker-posts

Tidak Sesuai Dengan Upah, Ratusan Pekerja Pengangkutan Sampah akan Melakukan Unjuk Rasa, Minta dijumpai Wako


PEKANBARU,Riauandalas.com- Seratus lebih para pekerja pengangkut sampah yang tergabung dalam Lembaga  Pengelola Sampah (LPS) beberapa Kecamatan di Kota Pekanbaru melakukan aksi damai terkait pembayaran pengangkutan sampah yang dianggap tidak sesuai di depan transdipo zona I dan III yang berlokasi di Jalan lintas Siak II, Palas, Minggu(31/8/25).

Hal ini dilakukan karena sistem pembayaran pengangkutan sampah LPS yang dinilai tidak sesuai dengan biaya yang telah dikeluarkan setiap harinya.

Rahman, pekerja pengangkut sampah sekaligus kordinator Komunitas Kebersihan Kota Pekanbaru menjelaskan bahwa, mereka merasa pembayaran yang mereka dapat selama dua bulan tidak sesuai dengan biaya yang harus dikeluarkan setiap harinya untuk mengangkut sampah perumahan.

"Kami bersedia membayar retribusi sampah Kota Pekanbaru, tapi tidak seperti ini, yang malah membuat kami merasa dirugikan," ujar Rahman, ketika ditemui dilapangan transipo Palas, minggu(31/8/25).


Selain itu, Rahman menjelaskan sistem hitungan dalam pembayaran upah pengangkutan sampah tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan sehari-harinya.

Dikesempatan yang sama, Yuliana menambahkan, ketika kami mencoba berkomunikasi dan berdiskusi dengan Dinas terkait, tapi menghasilkan jawaban yang tidak memuaskan.

"Kami sudah menyerahkan kepada LPS, jadi ini program walikota," ucap Yuliana menirukan keterangan Kadis DLHK kota Pekanbaru.

Yuliana menambahkan, kekecewaan ia dan teman-teman terkait sistem hitung-hitungan LPS dalam pembayaran pengangkutan sampah sebahagian yang hanya dibayar dengan harga Rp. 9.000  per rumah.

"Untuk pak Kadis, terutama pak Walikota tolonglah dengar suara dan pendapat kami sebagai pekerja pengangkut sampah yang sudah bekerja selama tahunan, belasan bahkan puluhan tahun,"harap Yuliana.

Anggota dewan komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi ketika dimintai tanggapan terkait aksi damai yang dilakukan oleh ratusan para pekerja pengangkut sampah, menyarankan agar kordinator Komunitas Kebersihan atau pengangkut sampah kota Pekanbaru dapat mendatangi kantor DPRD dan menemui Fraksi PDI Perjuangan.

"Biar tau apa yang menjadi akar permasalahannya, kita terbuka untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terutama para pekerja pengangkut sampah yang ada di Pekanbaru," jelas Zulkardi, melalui pesan singkat, minggu(31/8/25).

Posting Komentar

0 Komentar