Pilawako Pekanbaru Diprediksi Satu Lawan Satu

Tidak ada komentar 409 views
example banner

images (23)

Pengamat: Kuncinya keseriusan partai menuju perubahan

Pekanbaru, Riau Andalas.com-Sebagian masyarakat maupun pengamat politik di Riau, prediksi Pilwako Pekanbaru satu lawan satu. Hal itu menimbang dari keseriusan dan pengalaman kandidat yang mencalon. Pasalnya dari sekian banyak calon yang telah mendaftarkan diri pada partai politik (Parpol) merupakan wajah baru yang menimbulkan kebimbangan pada masyarakat untuk memberikan amanah.

Ini disampaikan pada salah seorang tokoh masyarakat Pekanbaru Drs H Isman Suganda. Dikatakanya, meskipun sampai saat ini belum satupun partai politik mengumunkan calon yang akan diusung, tapi bisa diprediksi apa yang akan mejadi keputusan bagi partai. Karena tidak satupun partai yang akan mengusung calon yang tidak layak menang dalam Pilkada. Apa lagi lawan tersebut merupakan salah seorang incumben yang sudah pasti maju dalam pilkada.

“Sementara yang kita lihat maju saat ini, hanya beberapa yang memenuhi syarat dan harapan partai. Makanya kita prediksi Pilkada untuk pekanbaru kedepan bisa diprediksi satu lawan satu,” kata Isman.

Banyaknya kahadiran wajah baru yang berminat maju di Pilwako pekanbaru ini, jelasnya, tidak hanya membingungkan pada partai, tapi juga masyarakat yang tidak tau memilih siapa. Sedangkan untuk kembali pada incumben sebagian besar masyarakat Pekanbaru banyak yang kecewa karena tidak merasakanya ada perubahan.

“Secara pribadi, masyarakat itu memberikan kepercayaan untuk perubahan, kalau mereka tidak merasakan itu bagaimana mereka akan meberikan kepercayaan lagi, sudah pasti mereka beralih” jelasnya.

Disisi lain pengamat politik Riau, Azwirman, menanggapi, satu lawan satu itu bisa saja, yang pasti kuncinya kembali pada partai. Karena yang menentukan itu partai. Jika partai serius dalam menyurve semua itu bisa terjadi. Apa lagi untuk sipa yang mampu dan layak untuk memimpin itu, partai sudah jauh memiliki pengalaman.

“Kuncinya keseriusan partai, jika memang partai menseleksi sesuai servei dan juga berdasarkan harapan masyarakat menuju perubahan, saya rasa bisa. Apa lagi partai politik kita di Riau masih terjalin komunikasi yang baik,” katanya.

selain itu kata Dosen disalah satu perguruan tinggi di Riau ini, untuk mengusung calon pemimpin itu, ia yakin partai politik di Riau termasuk lebih kompak dibandingkan daerah lain. Hal itu terlihat dari pengalaman sebelum-sebelumnya.

“Jadi intinya, bagaimana partai politik ini bisa bersatu memang untuk perubahan masyarakat dan daerah. Bukan hanya semata untuk politik saja,” tutur Azwirman.