Peserta UN Riau Capai 186.625 Siswa dari 2.797 Sekolah

Tidak ada komentar 912 views
example banner

57 sekolah diantaranya gunakan UNBK
images (120)
Pekanbaru,Riauandalas.com– Jumlah Peserta Ujian Nasional (UN) Provinsi Riau tahun pelajaran 2015/2016 ini mencapai sekitar 186.625 siswa. Jumlah tersebut berasal dari 2. 797 sekolah yang terdiri dari tingkat SMP hingga SMA sederajat yang tersebar di Provinsi Riau.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau, Dr H Kamsol MM, jumlah siswa tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun pelajaran sebelumnya. Termasuk sistim pelaksnaan yang tetap dilaksnakan terlebih dahulu pada tingkat SMA sederajat. Yaitu pada 4-6 April 2016 mendatang. Sedangkan untuk tingkat SMP sederajat akan dilaksanakan pada 9-12 Mei berikutnya.

“Jumlah siswa itu, sesuai yang sudah terdaftar pada Disdibud Riau yang sebelumnya berasal dari sekolah maupun Disdik kabupaten/kota. Yang kemungkinan besar tidak ada perubahan,” kata Kamsol kepada Wartawan kemarin.

Adapun rincian peserta UN dari tingkat sekolah tersebut adalah, tigkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah sebanyak 103.083 siswa. Dan tingkat SMA dan  Madrasah Aliyah (MA) 23.090 siswa dan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 23.090 siswa. Sedangkan peserta dari Paket B (setingkat SMP) 3.359 siswa, dan Paket C (setingkat SMA) 6.124 siswa.

Sementara terkait naskah UN katanya, saat ini Disdikbud Riau tinggal persiapan pendistribusian. Karena pencetakan naskah tersebut sudah tuntas di laksanakan percetakan yang ditunjuk kemnttian pendidikan. Terutama tingkat SMA sederajat yang sesuai jadwal akan didistribusikan pada 28 Maret 2016 ini.

“Jadwal pendistribusianya sudah ditentukan, yaitu mulai 28 Maret ini. Dimana pendistribusian itu akan dikawal sampai sekolah ketujuan,” kata Kamsol.

Terkait sekolah yang menggunakan menggunakan sistem Computer Based Test ( CBT). Hingga saat ini Disdikbud Riau belum ada menerima keluhan terkait pelaksanaan. Sehingga dengan artian 57 sekolah di Riau yang melaksanakan UN sistim CBT sudah siap untuk menjalankan.

“Memang hasil UN tidak lagi menjadikan penentuan kelulusan siswa. Namun siswa harus maupun sekolah harus tetap serius dalam pelaksanaan. Karena hasil UN menjadi penentu bagi Siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Terkait kenyamanan naskah UN. Kamsol optimis tidak akan bocor. Pasalnya, sebelum pelaksanaan percetakan seluruh proses diawasi oleh kepolisian selama 24 jam. Tambah lagi seluruh petugas yang terlibat dalam naskah UN, baik dari percetakan, aparatur dari disdikbud, dan kepolisian diambil telah disumpah untuk penjagaan.

“Dan sumpah itu tidak main-main, kalau dijumpai ada yang membocorkan soal akan ditindak dengan tegas sesuai hukum berlaku. Sebab yang digandakan ini merupakan dokumen negara,” tutur kamsol meyakinkan naska UN nyaman sampai pada sekolah maupun siswa. (Hendri)**

1. Data UN tahun pelajaran 2015/2016

– Peserta Ujian Nasional (UN) di Provinsi Riau tahun 2016 diikuti 186.625 siswa.

– Peserta UN SMP dan Madrasah.  Tsanawiyah sebanyak 103.083 orang.

– SMA dan Madrasah aliyah (MA) 23.090 orang.

– Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 23.090 orang,

– Paket B (Setingkat SMP) 3.359 orang.
– Paket C (Setingkat SMA) 6.124 orang.

2. Sekolah yang menyelenggarakan UN totalnya 2.797 sekolah

* Tingkat SMPN/Swasta Sederajat

– SMP 1.054 sekolah
– MTS 572 sekolah
– SMP terbuka 8 sekolah
– SMP LB 16 Sekolah
– Paket B sebanyak 146 sekolah.

* Tingkat SMA/Swasta sederajat

– SMA 378 sekolah
– MA 257 sekolah
– SMA LB 5 sekolah
– SMK 205 sekolah
– paket C 156 sekolah

3. Sekolah yang menggunakan UNBK 57 sekolah 5 SMP, 19 SMA dan 33 SMK.

– Pekanbaru 2 SMP
– Kota Dumai 3 SMP

– Pekanbaru SMA 8 dan SMK 15 Sekolah
– Kota Dumai SMA 5 dan SMK 7 sekolah
– Kampar SMA 2 dan SMK 1 sekolah
– Inhu SMA 2 dan SMK 2 sekolah
– Siak SMA 1 dan SMK 3 Sekolah
– Kuansing SMA 1 dan SMK 2 sekolah
– Meranti SMK 3 Sekolah