Pelayanan Puskesmas Selensen Dinilai Amburadul , DPD PJI Inhil Minta Diskes Inhil Evaluasi

example banner

KEMUNING- Pelayanan Puskesmas Selensen Kecamatan Kemuning terhadap masyarakat sangat disayangkan bahkan dinilai kacau balau. Pasalnya, ketika salah seorang dari keluarga pasien yang bernama Roky hendak meminta surat rujukan berobat untuk perawatan ibunya yang sedang sakit, Roky mengatakan bahwa sepertinya oknum petugas yang piket saat itu terindikasi mempersulit.

Ketika berbincang -bincang dengan awak media, Roky warga keritang hulu kecamatan kemuning Kabupaten Indragiri Hilir mengatakan bahwa pelayanan Puskesmas Selensen amburadul dan tidak menunjukkan etika seorang petugas pelayan masyarakat dibidang kesehatan.

” Saya sangat kecewa atas pelayanan Puskesmas selensen itu pak, soalnya malam kamis kemarin sekitar jam 1O malam orang tua saya, saya antar ke puskesmas untuk berobat karena sakit. Namun, sesampainya di puskesmas Selensen, saya tidak melihat Dokter jaga ada disana, sepertinya pada tidur, tuturnya. jum’at 29/9/17

lebih dia juga menambahkan, kemudian setelah perawat datang dan membangunkan salah seorang petugas lainnya, tanpa basa-basi, petugas puskesmas itu pun langsung menyarankan agar orangtua saya di rujuk ke RSUD, jelasnya.

Masih dalam penuturan Roky, karena kartu BPJS orang tua saya tertinggal di rumah dan sudah larut malam juga, kami pihak keluarga pasien meminta agar esok pagi saja diproses surat rujukannya. Besoknya, kartu BPJS tersebut kami jemput dan kami serahkan kepada perawat yang bertugas untuk mengurus surat rujukan ke RSUD yang dimaksud.

Namun pelayanan dari pihak puskesmas sangat mengecewakan. Waktu kami banyak tersita untuk menunggu dan berkali-kali mempertanyakan agar surat rujukan itu dibuatkan. Namun anehnya, salah seorang petugas memberi penjelasan dengan alasan surat rujukan belum bisa diproses karna harus menunggu seorang petugas lainnya dari desa keritang.

Setelah menunggu sekian jam, surat rujukan juga belum dikeluarkan, akhirnya kami tanyakan kembali kira-kira jam berapa bisa dibuatkan dan kenapa mesti menunggu petugas yang lainnya? Sontak saja oknum perawat tersebut marah sambil memukul meja dan berkata “semalam di suruh rujuk tak mau, sekarang banyak tanya pula, udahlah ga usahlah rujuk-rujuk banyak kali pertanyaan bapak ini, tak mengerti-mengerti juga” ujar Roky menirukan kata oknum petugas tersebut.

Melihat petugas itu marah-marah,keluarga pun kecewa dan terpaksa membawa ibunya yang sedang sakit itu pergi tanpa membawa surat rujukan.

“karena perawat itu marah-marah akhirnya kami pun pergi tanpa surat rujukan pak, pungkasnya.

Ditempat terpisah ,Menyikapi hal itu, Roy Wakil Ketua DPD PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) Kabupaten Indragiri Hilir meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengevaluasi kinerja dan pelayanan Puskesmas Selensen.

“Saya meminta, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir jangan tutup mata melihat hal ini. Karna ini berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Baiknya Puskesmas Selensen di Evaluasi, Pinta Roy yang juga Kepala Biro Reportase Wilayah Inhil tersebut.

Ketika awak media mencoba menghubungi Ka UPTD Kesehatan Kecamatan Kemuning via seluler untuk meminta tanggapan terkait permasalahan tersebut tim media ini tidak berhasil lantaran nomor seluler Ka UPTD Kecamatan Kemuning dalam keadaan tidak aktif.

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait

Roy