Kabid Koperasi dan UKM, KUD Bangun Bonai Lestari Laksanakan RAT tahun 2016

ROKAN HULU, Riau Andalas. com- Koperasi Unit Desa (KUD) Bangun Bonai Lestari desa Ulak Patian kecamatan Kepenuhan kabupaten Rokan Hulu gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2016, Sabtu (4/2/2017) sore.

 

Bertempat di Kantor KUD Bangun Bonai Lestari‎, RAT ini mengangkat tema “Back To Basic dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat” dibuka langsung kepala dinas Koperasi dan UKM Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Herry Islami, ST MT melalui Kabid Koperasi dan UKM, Qomariah, SE

 

Selain Kabid Koperasi, Qomariah tampak hadir dalam acara itu Anggota DPRD Rohul, Mukhsin, SPi yang sekaligus menjadi Ketua Badan Pengawas Koperasi Bangun Bonai Lestari, Kades Ulak Patian, Syamsul Bahri, Ketua Koperasi Bangun Bonai Lestari, Saiful Anuar, SE dan jajaran pengurus, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ratusan anggota koperasi serta undangan lainnya.

Pada RAT itu juga, Kabid Koperasi dan UKM mewakili kepala Dinas Koperasi dan UKM Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Herry Islami, ST MT meresmikan kantor baru KUD Bangun Bonai Lestari desa Ulak Patian kecamatan Kepenuhan.

Dalam sambutannya, Kabid Koperasi dan UKM, Qomariah mengharapkan momentum RAT harus dimanfaatkan seluruh anggota koperasi untuk menyampaikan segala bentuk pendapatnya demi kemajuan koperasi itu sendiri.

Sebab menurutnya, keputusan tertinggi dalam perkoperasian yakni ada ditangan anggota, untuk itu Qomariah berharap semua unek-unek atau masalah yang selama ini menjadi tanda tanya, dapat ditanyakan kepada pengurus. Sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.

“Dalam hakekatnya didirikan koperasi ini tak lain hanya untuk mensejahterakan anggota. Untuk itu segala bentuk kebijakan yang diambil pengurus harus terlebih dahulu dimusyawarahkan oleh seluruh anggota,” harapnya.

Masih ditempat yang sama Ketua KUD Bangun Bonai Lestari, Saiful Anuar, mengatakan pada RAT tahun buku 2016 ini, ada Dua jenis usaha yang dilakukan, yakni Usaha kebun kepala sawit dengan pola kemitraan KKPA dengan PT PISP2 dan usaha simpan pinjam. Dengan luas lahan pola KKPA sekitar 1.002 Hektar dan jumlah anggota 346.

 

Dimana diterangkanya, pada usaha kebun kelapa sawit, KUD Bangun Bonai Lestari mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp93,070 juta dan untuk usaha simpan pinjam memperoleh Rp45,543 juta.

 

“Alhamdulilah, sepanjang tahun 2016 ‎KUD Bangun Bonai Lestari mendapatkan penghasilan bersih Rp653,754 juta dan berdampak pengasilan anggota mencapai Rp 3 juta keatas setiap anggota per kavling,” terang Saiful Anuar.

 

Untuk tahun buku 2017 mendatang, KUD Bangun Bonai Lestari, kata Saiful akan mengembangkan usaha-usaha baru dengan bertemakan  Back To Basic dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat. Dengan cara memperkuat Empat pilar ekonomi, melalui bidang peternakan, nelayan, petani, dan pelaku UMKM.

“Kita sudah menggandeng Tiga Perbankan, untuk mengembangkan usaha melalui program penguatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Badan Pengawas KUD Bangun Bonai Lestari, Mukhsin mengapresiasi apa yang selama ini sudah dijalankan oleh pengurus. Terlebih lagi mengenai program penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, program ini merupakan trobosan baru yang dilakukan pengurus karena melihat adanya peluang usaha baru untuk mengembangkan usaha di koperasi, dimana koperasi tidak hanya berputar di usaha simpan pinjam dan kemitraan pola KKPA saja, namun lebih ke bidang ekonomi masyarakat.

“Saya melihat saat ini pengurus Koperasi sudah berpikir jauh dalam menghadapi tantangan-tantangan kedepan. Terutama program ekonomi kerakyatan. Meski mendapat pro dan kontra dari masyarakat namun akhirnya anggota dapat menerimanya, karena dampaknya akan dirasakan oleh anggota juga,” ungkapnya.** ( Alfian)