Dua Kali Coba Bunuh Diri, Ketiga Kalinya Lelaki Ini Ditemukan Tewas Tergantung

example banner

ROKAN HULU, Riauandalas.com – L.Simbolon (35 th), warga Dusun Tandihat Desa Tambusai Barat Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, Propinsi Riau ditemukan tewas gantung diri dirumahnya, Jum’at (25/9/2020) Sore.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat melalui Paur Humas Ipda Totok Nurdianto SH membenarkan kejadian ini terungkapnya  kejadian itu berawal ketika As (anak Korban) sedang bermain didepan rumah sedangkan ayahnya berada didalam rumah,  Ketika AS masuk kedalam dia melihat orang tuanya sudah tergantung

Dia terkejut bukan kepalang  seraya berteriak histeris minta tolong, mendengar teriakan anaknya Ibu yang sedang Wirit Yasin langsung berlari pulang dan menanyakan kepada anaknya ada apa ? sambil menangis dia mengatakan bapak tergantung ” Ujar Ipda Totok menirukan.

Seketika itu istrinyapun bergegas Pulang, sesampainya dirumah mereka menemukan suaminya sudah tergantung lalu dia meminta tolong, Spontan masyarakat disekitar datang berbondong bondong untuk menolong korban

Menurut keterangan Istri Korban sebelumnya suaminya sudah pernah dua kali mencoba untuk bunuh diri namun digagalkan oleh istrinya dan menurutnya suaminya memiliki kelainan jiwa dan kemudian istri dan keluarga menerima kalau korban benar meninggal akibat gantung diri dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Informasi yang berhasil di rangkum dari warga setempat, Lelaki yang bekerja sebagai buruh itu sering terlihat tidak semangat bahkan dalam bulan ini, ia tampak banyak diam Lelaki ini juga pernah melakukan tindakan percobaan bunuh diri sebanyak dua kali di rumahnya. Namun saat itu sempat diselamatkan pihak keluarga.”Sudah dua kali dia mencoba bunuh diri di rumahnya, hanya sempat diatasi keluarganya,” Ujar warga setempat

Sementara itu, Kapolsek Tambusai AKP Yulihasman S.Sos membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya betul, korban melakukan tindakan gantung diri karena dilihat dari kondisi korban dengan lidah menjulur keluar, dan Pihak keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian korban, sehingga menolak visum.” Kata Kapolsek.
***(Alfian Top)