Dinas PU Riau Minta Proyek Aspal Jalan Elak di Inhu Dibongkar


INHU, Riauandalas.com-Diduga asal jadi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemprov Riau memerintahkan proyek peningkatan jalan elak di Kecamatan Pasirpenyu Kabupaten Indragiri Hulu  dibongkar.
Kepada konsultan pengawasnya saya sudah perintahkan untuk dibongkar,” jawab pengawas pelaksana teknis kegiatan (PPTK) DPU Pemprov Riau, Anto, Senin (18/11/2019), lewat seluler.

Anto tidak membantah  proyek pemeliharaan jalan Batu Gajah – Sei Karas di Jalan Elak Air Molek sebesar Rp. 5.531,995,790,00 Miliar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2019 dikerjakan rekanan kontraktor atas nama PT
Kuda Mega Kencana dari Rengat.

Namun sayang disepanjang proyek pemeliharaan jalan yang sedang dikerjakan malah ditemukan puluhan titik badan jalan yang baru di aspal sudah hancur sehingga PPTK memerintahkan untuk melakukan bongkar ulang bagian yang rusak.

Yang rusak-rusak itu sudah saya suruh dibongkar untuk dikerjakan ulang. Sebab masa pelaksaan masih ada hingga akhir Desember ditambah masa pemeliharaan enam bulan kedepan,” tegas Anto.

Menurut Anto, salah satu cara DPU Riau mengungkapkan penyebab proyek yang masih belum seumur jagung tapi malah  sudah rusak, material aspal hasil bongkaran harus dibawa ke pengujian.

“Materialnya saya suruh dibawa ke laboratorium sehingga diketahui unsur apa yang kurang,papar nya.

Sementara itu, Direktur PT Kuda Mega Kencana,  Asun alias Mastur tidak dapat dikonfirmasi karena nomor seluler nya 082391419083 aktif tapi tidak diangkat .

Sebelumnya, Jumadi, warga Air Molek kepada wartawan memprediksi  proyek pengaspalan  pemeliharaan jalan Batu Gajah – Sei Karas tidak akan bertahan lama, karena, diduga tidak sesuai besaran teknis (bestek).

Saat ini aspal sudah hancur berderai disebabkan batu dan aspal tidak menyatu. Kuat dugaan banyak batu dari pada  aspal maka aspal tersebut mudah sekali hancur,” kritik Jumadi. (Junus Samosir )

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dinas PU Riau Minta Proyek Aspal Jalan Elak di Inhu Dibongkar"