PELALAWAN,Riauandalas.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan yang mewakili Bupati Pelalawan menerima kunjungan Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan dari Mabes TNI AD Wilayah Riau di Ruang Rapat Kantor Bupati Pelalawan pada hari Kamis.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat Brigjen TNI Dedy. Kedatangan tim bertujuan untuk melakukan sosialisasi serta memperkuat upaya pencegahan Karhutla melalui pendekatan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pelalawan Zulfan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Irham Nisbar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Eko Nofitra, perwakilan Polres Pelalawan, perwakilan Kejaksaan Negeri Pelalawan, serta unsur terkait lainnya.
Dalam pertemuan itu, Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan memaparkan kondisi terkini penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Pelalawan. Fokus penanganan saat ini berada di Kecamatan Kerumutan dan Desa Rantau Baru yang masih menjadi perhatian tim gabungan.
“Di Kerumutan, penanganan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, masyarakat sekitar hingga pihak perusahaan. Saat ini sebagian besar titik api sudah berhasil dipadamkan dan tersisa beberapa titik yang masih dalam proses pemadaman serta pendinginan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penanganan di Kerumutan saat ini melibatkan ratusan personel gabungan, puluhan unit alat berat, serta sejumlah mesin pemadam dari berbagai tipe. Berdasarkan data sementara, luas lahan yang terbakar di Kerumutan mencapai ratusan hektare. Sementara itu di Desa Rantau Baru, luas lahan terdampak juga mencapai ratusan hektare.
“Khusus di Rantau Baru, kami fokus melakukan pemblokiran agar api tidak merambat ke permukiman masyarakat, karena lokasinya cukup dekat dengan perkampungan,” tambahnya.
Sementara itu Brigjen TNI Dedy menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan Karhutla memiliki tujuan utama membangun kesadaran masyarakat agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini.
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya bertumpu pada proses pemadaman di lapangan. Upaya ini juga harus diiringi dengan edukasi, perubahan perilaku masyarakat, serta kolaborasi seluruh pihak agar jumlah titik panas dapat terus ditekan pada tahun-tahun mendatang.
Mewakili Bupati Pelalawan, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari Mabes TNI AD dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di Pelalawan.
“Kami menyambut baik kegiatan penyuluhan ini. Penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi dan koordinasi semua pihak, tidak hanya dalam pemadaman, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama mencegah kebakaran agar tidak kembali terjadi,” ungkapnya.(A1)**

0 Komentar