ROKAN HULU, Riauandalas.com– Forum Mahasiswa Peduli Rokan Hulu (FMP) Rohul resmi melaporkan dugaan korupsi dana haji senilai Rp 1,7 Miliar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu, laporan diserahkan langsung ole perwakilan FMP Rohul, Jumat (26/6/2026) Sekitar Jam 14:30 WIB.
"Langkah hukum ini dilakukan terkait adanya dari temuan selisih anggaran yang tidak wajar dalam pengelolaan dana haji oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag Kesra) Kabulpaten Rokan Hulu, Ujar Hasbul Hardi Kepada Sejumlah Wartawan Usai keluar dari Kantor Kejari Rohul, Jumat (26/6/26) Sore
Menurut Hasbul yang didampingi beberapa temannya memaparkan bahwa “Dana haji adalah amanah suci umat, yaitu uang jemaah bukan untuk memperkaya diri, tapi diamanahkan namun dana Senilai Rp 1,7 Miliar itu diduga raib entah kemana jadi harus dipertanggung jawabkan,"Kami tidak akan tinggal diam sampai Kejari Rohul mengusut dugaan Penyelewengen anggaran itu hingga tuntas!”Ujarnya dengan nada lantang
"Adapun yang FMP laporkan adalah, Pertama Dugaan Kerugian Negara: Selisih Anggaran Rp1,7 Miliar, Dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan dan pelayanan terbaik bagi jemaah haji diduga diselewengkan"Yang kedua Fakta yang Terungkap terkait ditemukan selisih anggaran sebesar Rp 1,7 Miliar
FMP menilai bahwa Pengelolaan dana haji tidak transparan dan tidak akuntabel diduga ada Indikasi mark-up dan penyalahgunaan wewenang dan ini berpotensi merugikan keuangan negara dan calon jemaah haji
Ketiga : Pihak yang Bertanggung Jawab,Bagian Kesejahteraan Rakyat Rokan Hulu, sebagai instansi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan dan penggunaan dana haji, Setiap kerugian negara dalam pengelolaan dana haji adalah tanggung jawab mutlak instansi tersebut dan harus dipertanggung jawabkan secara hukum dan moral.
Ke empat Dampak yang Dirasakan oleh Jemaah adalah Kualitas layanan haji menjadi terganggu dan Hak jemaah tidak terpenuhi secara optimal dalam hal ini Kepercayaan masyarakat semakin menurun, Selain itu Kerugian finansial yang seharusnya untuk kepentingan jemaah
"Oleh sebab itu Kami FMP Rohul mendesak Kejari Rokan Hulu untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana haji senilai Rp1,7 Miliar
Periksa dan proses hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab, khususnya Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Rokan Hulu serta Kembalikan hak dan keadilan bagi seluruh jemaah haji Rokan Hulu.
“Kami FMP Rohul hadir dengan semangat Awasi, Suarakan dan Lawan Korupsi.! kami mendesak agar Kejari Rohul bekerja profesional, transparan, berintegritas, dan berkeadilan. Jangan sampai amanah suci ini dikhianati
Hari itu juga Laporan pengaduan (Lapdu) telah diterima dan dicatat oleh pihak Kejari Rokan Hulu. FMP Rohul akan terus mengawal proses hukum ini hingga ada penetapan tersangka." Pungkasnya
*Editor : Alfian Top*
*Sumber : FMP Rohul*

0 Komentar