Ticker

6/recent/ticker-posts

Polsek Kerumutan dibantu Personil Polres Pelalawan , RPK dan Masyarakat Padamkan Karhutla 5 Hektar di Wilayah Kerumutan





PELALAWAN,Riauandalas.com- Polres Pelalawan melalui Polsek Kerumutan bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan Karhutla pada hari Minggu tanggal 16 Agustus 2026 mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.

Kebakaran terjadi di dua titik wilayah Kecamatan Kerumutan. Titik pertama berada di Lingkungan Air Kuning Kelurahan Kerumutan dengan koordinat 0°7'51.1"S 102°18'0.83"E, 0°7'56.03"S 102°17'25.69"E, 0°8'24.43"S 102°18'5.44"E, 0°7'28.64"S 102°18'22.36"E, dan 0°8'29.33"S 102°17'30.37"E. Lahan tersebut merupakan lahan gambut semak belukar milik masyarakat dengan luas sekitar 2,5 hektar. 

Titik kedua berada di Dusun Telayap Desa Pangkalan Tampoi dengan koordinat 0,03716 102,29798. Lahan tersebut merupakan lahan gambut tanaman sawit umur 20 tahun milik masyarakat dengan luas sekitar 2,5 hektar. Total keseluruhan lahan yang terdampak sekitar 5 hektar. Jarak tempuh dari Polsek Kerumutan menuju lokasi Air Kuning sekitar 25 Km dan ke Dusun Telayap sekitar 308 Km.

Dalam kegiatan pemadaman ini diterjunkan 25 personel Polri gabungan dari Polsek Kerumutan, Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung dan Polsek Ukui. Selain itu juga hadir 30 orang RPK PT. GH, 21 orang RPK PT. SLS, 4 orang RPK PT. Arara Abadi, 5 orang KTPA dan 10 orang masyarakat. Peralatan yang digunakan antara lain 12 unit Ministrike, 1 unit mesin besar Motoyama dan 2 unit Excavator milik PT. GH untuk membuat sekat bakar.

Upaya yang dilakukan berupa pemadaman langsung, pendinginan dan pembuatan sekat bakar di sekeliling titik api. Namun di lapangan tim mengalami kendala berupa cuaca sangat panas disertai angin kencang serta minimnya sumber air di sekitar lokasi. Hingga akhir kegiatan titik api masih menyala dan menimbulkan asap tebal.

Kapolsek Kerumutan IPTU Budi Santoso mengatakan

“Kami mengapresiasi kekompakan seluruh unsur RPK perusahaan, KTPA dan masyarakat yang bersama-sama turun ke lapangan. Kondisi lahan gambut memang sulit dipadamkan, apalagi ditambah cuaca panas. Kami terus mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat luas.”

Polres Pelalawan akan terus meningkatkan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di daerah rawan. Diharapkan sinergitas antara Polri, perusahaan dan masyarakat dapat meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan.(A1)**

Posting Komentar

0 Komentar