Ticker

6/recent/ticker-posts

Heboh Napi Kendalikan Narkoba Dari Dalam Sel Penjara, Ketua KNPI Riau Desak Kakanwil Ditjen PAS beserta Kalapas dan Karutan ini Dicopot



PEKANBARU, Riauandalas.com-- Belum selesai Kasus Peredaran Narkoba yang dikendalikan Napi dari Rutan Dumai, kini Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Riau, Maizar kembali menjadi sorotan masyarakat.

Semenjak Kepemimpinannya di Riau, kinerja Kanwil Ditjen PAS benar-benar Gagal dalam bidang Pengawasan.

Peristiwa yang memalukan itu jangan dianggap Spele, apalagi muncul tanggapan sinis dari Maizar selaku Kakanwil Ditjen PAS Riau, yang justru terkesan sentimen dengan otokritik yang disampaikan masyarakat.

Kepemimpinan Maizar sebagai Kakanwil Ditjen PAS Riau masuk kategori Gagal Total, terutama dari sisi Pengawasan Internal.

Kasus di Rutan Dumai belum juga usai, kini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru kembali mempertontonkan kegagalannya dalam menunaikan tugas sebagai Pengawas Internal.

Dimintai Komentarnya, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau hanya katakan, bahwa segala bentuk Permasalahan yang terjadi obatnya hanya satu, yakni Pencopotan Maizar dari kursi Kakanwil Ditjen PAS Riau sekaligus Copot dan Non Jobkan Kalapas maupun Karutan terkait.

"Bayangkan saja, belum selesai temuan soal Napi Rutan Dumai yang mengendalikan Sabu-Sabu dari dalam Sel, kini Tiga Pria di Jalan Labersa Kota Pekanbaru ditangkap dan diketahui seorang Napi dari Lapas yang mengendalikan Kurir tersebut. Penangkapan itu kembali mengungkap tabir misteri soal masih leluasanya Napi didalam Sel Penjara yang mengendalikan peredaran Narkoba diluar sana, Wallahuallam Bissawab" ungkap Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu mempertegas posisi mereka, bahwa tidak ada tempat bagi Pejabat yang Gagal di Riau ini, sebelum didesak untuk dicopot, ada baiknya mundur pelan-pelan, masih banyak Figur dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang antri menjabat Kakanwil Ditjen PAS Riau.

"Info yang disampaikan oleh Kasatreskoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub N Kamaru, bahwa ketiga Tersangka atas nama Ammar, Diva dan Ramzi, yang berperan sebagai Kurir. Mereka menerima Arahan dari Napi Lapas Pekanbaru inisial A, yang sampai saat ini masih menjalani masa Hukuman, Alfatehah" ungkap Larshen Yunus, seraya meneteskan airmatanya.

Bertempat dibilangan Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru, hari ini Jum'at (13/2/2026) Ketua KNPI Provinsi Riau itu berkali-kali menegaskan, bahwa Solusi atas segala Permasalahan itu adalah Sikap Tegas dari Menteri Imipas RI, Kakanda Agus Andrianto, agar segera Mencopot dan Menonjobkan Kakanwil Ditjen PAS Riau, Maizar beserta Kalapas Pekanbaru dan Karutan Dumai.

"Kalau memang Negeri ini benar-benar serius menangani permasalahan Narkoba, maka harus dimulai dari Keseriusan Pimpinan disetiap institusi, Copot dan Non Jobkan Maizar dari kursi Kakanwil Ditjen PAS Riau beserta Kalapas Pekanbaru dan Karutan Dumai. Masih banyak Anak Bangsa yang benar-benar ingin Mengabdi lewat institusi tersebut" akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya. (*)

Posting Komentar

0 Komentar