Disayangkan Dewan Pers Tidak Hadir Dalam Munas GWI 2015

Tidak ada komentar 701 views

El Wahyudi

MUNAS GWI: Drs EL Wahyudi Panggabean, MH., sedang memberikan kata sambutan saat pembukaan Munas GWI yang diadakan di kota Pekanbaru, Propinsi Riau.

Pekanbaru, Riauandalas.com– Tokoh Pers Riau mengatakan heran atas ketidak hadiran Dewan Pers dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) di Kota Pekanbaru, Propinsi Riau.

“Seharusnya mereka (Dewan Pers-red) mengirim utusan. Ini kan Munas GWI. Dewan Pers itu bukan milik tertentu. ” Tegas Tokoh Pers Riau,Drs EL Wahyudi Panggabean. MH, Kepada www.Riauandalas.com, usai pembukaan acara Munas GWI yang bertempat di Hotel Pangeran, Sabtu (28/11), Pukul 11: 30 WIB.

Menurut Dosen FKIP Bahasa Indonesia,  mmata kuliah Journalist di Universitas Islam Riau, Dewan Pers mestinya mengirim utusan untuk menghadiri Munas GWI. “Kenapa organisasi lain datang, minimal utusan. Karena menurut panitia acara sudah dilayangkan undangan.” Tutur EL Wahyudi, yang jugaDirektur Lembaga Pendidikan Wartawan: Pekanbaru Journalist Center.

Apalagi, kata EL Wahyudi, selain Dewan Pers tidak hadir, hal tersebut diutarakan terhadap Pemerintah Propinsi Riau dan utusan Mahkamah Konstitusi, Jakarta. ” Demikian dengan utusan Pemerintah Propinsi Riau, atau Biro Humas! dan Mahkamah Konstitusi kemana utusannya. Sedangkan utusan dari Asisten Pemerintah Kabupaten Pelalawan datang dan Kabag Humas Pemerintah Kota Pekanbaru,” Sebut EL Wahyudi

EL Wahyudi menjelaskan fungsi Dewan Pers yang tertuang didalam Undang – undang No.40 tahun 1999 tentang pokok Pers sesuai pasal 15 bertujuan untuk pembinan dan pengawasan. “Apakah itu (GWI-red) tidak lolos verifikasi persoalan lain. ” Cetus EL Wahyudi.

EL Wahyudi menambahkan, ia berharap semua pihak menyikapi dengan jernih. “Pendiri GWI yang sudah almarhum, ikut pencetus Undang – undang Pers,” tandas mantan Wartawan Forum Keadilan Jakarta ini. (Hartono Panggabean)***

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Disayangkan Dewan Pers Tidak Hadir Dalam Munas GWI 2015"