Ticker

6/recent/ticker-posts

Diduga Alergi dengan Wartawan, GWI Rohul Sentil Kajari dan Kasi Intel



ROKAN HULU, Riauandalas.com– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rokan Hulu Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.H.di duga Alergi terhadap Wartawan, hal itu tampak ketika kedua kalinya sejumlah Pengurus DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Rohul gagal untuk Audensi ke Kajari baru baru ini

Fredy Feronico adalah Kajari Rohul yang baru hitungan Minggu menjalankan amanah sebagai pimpinan dikantor kejaksaan Negeri Rohul, namun menunjukkan sikap kurang dekatnya dengan awak media Karena, setiap diminta untuk ketemu dia menyampaikan kepada petugas Piket selalu mengarahkan agar awak media untuk menemui Kasi Intel, dengan alasan Kajari sedang sibuk.

"Jangankan untuk ditemui di ruang kerjanya nomer WhatsAppnya Saja tidak mau kasih ke Wartawan tak sampai disitu Ia juga pernah meminta kepada Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Rokan Hulu (Kejari Rohul) Vegi Fernandez, S.H., M.H.namun tidak digubris "Kata Alfian Jumat (12/6/2026) Pagi 

Ditempat yang sama Darmansyah menyebutkan Wartawan se Rohul mencari nomer HP Pak Kajari Rohul...itu judul berita nya, Sementara itu Armen menyebut "Sudah belasan Kajari baru yang satu ini sombong  samo rekan rekan media tidak mau kasih no hp " tulisnya di Group WhatsApp Wartawan.

Ini tidak boleh terjadi ketika jurnalis akan melakukan konfirmasi ke pejabat untuk mendapatkan informasi namun pejabat yang di fasilitasi oleh negara dari uang rakyat tersebut masih anti dan enggan memberikan klarifikasi bahkan tidak mau memberikan nomer ponselnya terhadap insan pers,

Jurnalis yang melekat dengan UU/ 40/1999 tentang pers sebagai kontrol sosial yakni Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Alfian menilai bahwa seluruh perangkat penyelenggara pemerintahan, baik ASN, legislatif, eksekutif dan aparat penegak hukum, mereka yang hidupnya dibiayai dari uang rakyat semestinya tidak menutup diri dari hubungan komunikasi dengan Pers 

“Segala fasilitas yang mereka miliki dan gunakan itu adalah pembelian dari uang rakyat. Jadi, aneh dan sangat tidak etis jika mereka pejabat bersikap alergi saat dihubungi 

Padahal Kejaksaan Agung (Kejagung) secara tegas meminta seluruh jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk dekat dengan media dan aktif memanfaatkan platform digital. Kejari diwajibkan menjadi komunikator yang mumpuni dalam menyampaikan informasi akurat mengenai penegakan hukum dan kinerja institusi. 

Dalam hal ini Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Cabang Rokan Hulu Rian Alfian meminta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H. agar melakukan evaluasi terhadap Kinerja Kajari Rohul Fredy Feronico Simanjuntak, S.H. M.H. yang terkesan alergi dengan wartawan

*TIM*

Posting Komentar

0 Komentar