Ticker

6/recent/ticker-posts

Kabut Asap Tebal Selimuti Pelalawan, Disdik Minta Sekolah Kurangi Aktifitas Luar Ruangan




PELALAWAN,Riauandalas.com - Kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Pelalawan menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan. Meski kualitas udara masih dalam kategori sedang, sekolah diminta melakukan langkah antisipasi demi melindungi kesehatan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Leo Nardo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh koordinator wilayah pendidikan di setiap kecamatan untuk memantau perkembangan kabut asap di wilayah masing-masing.

Ia meminta, jika kondisi udara memburuk dan dinilai membahayakan kesehatan, sekolah dapat mengambil kebijakan mempersingkat jam belajar.

"Kita sudah koordinasi dengan korwil agar memantau kondisi asap di setiap kecamatan. Jika kondisi tidak memungkinkan dan membahayakan kesehatan, agar jam belajar dipersingkat," ujar Leo Nardo saat dikonfirmasi.

Menurutnya, langkah tersebut untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap anak-anak. Pihaknya akan terus memantau kondisi kualitas udara melalui Indeks Standar Pencemaran Udara di Kabupaten Pelalawan.

Hingga kini, Disdik Pelalawan belum mengeluarkan surat edaran terkait pembelajaran jarak jauh. Kebijakan tersebut masih menunggu perkembangan kondisi kualitas udara, apakah memburuk atau kembali normal.

"Untuk pembelajaran jarak jauh, sampai sekarang belum ada surat edaran. Kita masih melihat perkembangan ISPU," katanya.

Leo juga mengimbau peserta didik dan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat kabut asap menebal. Jika harus beraktivitas di luar, ia meminta agar selalu menggunakan masker.

"Kita mengimbau kepada kita semua, melihat kondisi asap yang semakin tebal, anak-anak agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila keluar, selalu menggunakan masker," ujarnya.

Sementara terkait rencana kirab budaya dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Pelalawan yang melibatkan pelajar, paguyuban dan berbagai unsur masyarakat, Leo memastikan kegiatan tersebut tetap akan dilaksanakan.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada instruksi pembatasan kegiatan, namun pelaksanaannya tetap mengacu pada hasil pemantauan kualitas udara.

"Terkait kirab budaya dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pelalawan yang melibatkan seluruh unsur, baik pelajar, paguyuban maupun unsur masyarakat, tetap akan dilaksanakan. Sampai hari ini belum ada instruksi pembatasan," jelasnya.

Ia menambahkan, jika terjadi perubahan kualitas udara yang signifikan, pihaknya akan segera menginformasikan kepada seluruh peserta kegiatan.

Kondisi kabut asap ini menjadi perhatian karena aktivitas luar ruangan yang melibatkan anak-anak dalam jumlah besar perlu mempertimbangkan faktor kesehatan. Disdik Pelalawan memilih melakukan pemantauan berkala sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut.(A1)**

Posting Komentar

0 Komentar