Ticker

6/recent/ticker-posts

Diduga Ada Aroma Busuk, "Sampah " Sewa Lahan tanah TransDepo


PEKANBARU,Riauandalas com- Sempat ada wacana pemindahan Tempat Penampungan  Sementara ( TPS) Sampah, Transdepo  yang berada di jalan Samsul Bahri / Air Hitam, oleh Dinas lingkungan hidup dan kebersihan DLHK kota Pekanbaru, pertengahan tahun 2025 lalu. Disebabkan adanya laporan masyarakat tertulis kepada walikota Pekanbaru, disebabkan aroma busuk menyengat, serta menganggu aktivitas dan kesehatan dari tumpukan sampah yang menggunung  berasal dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah Transdepo, tidak jauh dari pemukiman warga dan perkantoran milik BUMN. 

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Walikota Pekanbaru, melalui dinas lingkungan hidup dan kebersihan DLHK kota Pekanbaru, mengeluarkan perintah agar Transdepo Air Hitam, agar menghentikan sementara aktivitas bongkar muat, dari mobil pengangkut bermerek Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS ), hingga permasalahan ini diselesaikan dulu.


Dinas DLHK kota Pekanbaru, sempat mencari alternatif untuk mencari lahan baru yang berada di jalan, Punak, kecamatan Payung Sekaki, untuk Pembuangan Sampah Sementara (TransDepo), untuk mengganti transdepo Syamsul Bahri, yang sedang bermasalah dengan masyarakat.


Lahan kosong kurang lebih 2 hektar, milik pensiunan Polri, yang akan di sewa oleh Dinas DLHK, lahan tersebut sempat di bersihkan pakai alat berat milik dinas DLHK. Usut demi usut lahan kosong tersebut yang akan di sewa oleh Dinas DLHK kota Pekanbaru, rupanya ada permasalahan dua kepemilikan ganda surat, akhir pihak DLHK membatalkan menyewa lahan baru yang telah dibersihkan tersebut.


Sementara itu, Dinas DLHK sempat kewalahan menghadapi tekanan masyarakat, banyaknya laporan masyarakat, banyak nya sampah di pemukiman yang tidak terangkut, disebabkan Transdepo, Airhitam, Rumbai, tidak beraktivitas, ditutup, dan berapa buruh angkut melakukan aksi mogok kerja, terkait upah dan lain lain.


Sempat ditutup berapa bulan, oleh dinas DLHK, Transdepo, jalan Samsul Bahri, kembali beraktivitas bongkar muat sampah, seperti biasanya, puluhan mobil pengangkut sampah berjejer menuggu antrian untuk melakukan pembongkaran sampah yang berasal dari pemukiman masyarakat.


Informasi dihimpun dari sumber, sebelum kembali dibuka dan  beraktivitas seperti biasa TPS Transdepo jalan Samsul Bahri/ Air Hitam,  diduga ada "oknum dinas"  yang manfaatin keadaan permasalahan, dengan berbagai alasan agar kontrak sewa lahan tanah  TPS Transdepo, diatur ulang. pertanyaan nya?  mungkin diduga aroma busuk "Mark'up"  , sewa lahan tanah Transdepo dalam kontrak baru, atau nego - nego, soal Sukses Pi,' ungkap sumber'.


Sementara itu, Kabid DLHK kota Pekanbaru, Santi , saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, kamis 29 /1/2025 , terkait ada tudingan, adanya indikasi sewa lahan TPS Transdepo Samsul Bahri/ Airhitam, terjadi Mark up, sewa lahan tanah.

" Nggak ada mark up bang, sesuai yang diajukan pemilik. Pembayaran juga langsung ke rekening pemilik.

Saat disingung, bagaimana sistem sewa lahan,? 

Kabid Santi, mengatakan, DLHK, menyewa lahan setiap bulan bayar.

Saat ditanya, berapa harga sewanya, Kabid DLHK Santi , tidak menjawab hingga berita ini dipublikasikan.( hen)**

Posting Komentar

0 Komentar