Sekwan DPRD Riau di Mata Wartawan  

226 views


PEKANBARU, Riauandalas.com-Tanggal 15 Juni 2020 Muflihun, SSTP, MAP resmi menjabat Sekretaris DPRD (Sekwan) DPRD Riau. Tidak mudah memangku jabatan Sekwan karena harus mampu menjaga kebijakan Gubernur Riau selaku atasannya dan DPRD Riau sebagai pihak yang harus difasilitasi Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi)
.
Namun bagi Uun, biasa Muflihun disapa, hal itu bisa ia jalani, karena sebelum menjabat Sekwan ia adalah bagian dari Setwan DPRD Riau dengan jabatan Kabag Risalah dan Perundang-undangan.

Sebagai orang nomor satu pemegang jabatan di Setwan DPRD Riau tentunya Uun harus mampu menjaga komunikasi tidak hanya kepada anggota DPRD Riau namun juga kepada insan pers yang hari-harinya bertugas liputan di DPRD Riau.

Dimintai pandangannya tentang Uun wartawan yang sudah 17 tahun bertugas di DPRD Riau Edi Gustien menilai sosok Uun merupakan pejabat yang enerjik, mudah bergaul dan komunikatif, Uun tidak pernah memilah-milah media yang bertugas di DPRD Riau, selama wartawan tersebut bisa menjaga etika jurnalistik dan mematuhi UU tahun 1999 tentang pers, ia terima sebagai keluarga besar DPRD Riau.

“ Selama ini Alhamdulillah kami para wartawan tidak pernah berseteru dengan Sekwan, karena Sekwan menempatkan kami betul-betul sebagai mitra yang saling membutuhkan,” ucap Edi yang juga ketua Wartawan Parlemen Riau (WPR) ini.

Selama inipun lanjut Edi, aspirasi wartawan yang bertugas di DPRD Riau ia dengarkan dan ia perjuangkan untuk dapat terealisasi,

” Ini salah bukti Uun ini aspiratif dan komunikatif,” ujarnya.

Begitu juga dengan 65 anggota DPRD Riau, Edi tidak pernah mendengar protes keras terkait Topuksi Uun selaku Sekwan DPRD Riau,

“ Saya beberapa kali bertanya baik kepada pimpinan maupun anggota DPRD Riau tentang penilaian mereka terkait kinerja Sekwan dan saya tidak temukan ada persoalan terkait Tupoksinya,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan wartawan lainnya yang telah berposko di DPRD Riau sejak 2012 hingga sekarang, Faisyal Effendi Siregar, dari pengamatannya ada perubahan yang signifikan (berarti-red) sejak Uun dilantik menjadi Sekwan, diantaranya adalah kesekretarian menjadi tertib dan lebih aman.

“Kinerja Sekretaris DPRD Riau Muflihun, SSTP, MAP memberikan sebuah perubahan dalam ruang lingkup kesekretariatan DPRD Riau, tentunya saya mencermati secara objektif, kita bisa melihat adanya progres di manajemen dan tata kelola lingkungan kerja, DPRD Riau jadi lebih tertib dan aman,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Faisal melihat adanya program Jumat berbagi yang dilakukan kesekretariatan DPRD Riau menjadi sebuah program yang patut dicontoh institusi lainnya.

Program itu, kata dia, terencana dengan baik dari inisiatif yang dicetuskan seorang sekretaris DPRD Riau, sebelumnya selama bertugas di DPRD Riau belum pernah ada yang secara simultan melaksanakan kegiatan tersebut.

“Program Jumat berbagi yang di cetuskan oleh Sekwan DPRD Riau Muflihun, ini patut ditiru institusi lainnya, karena program ini adalah bagian dari kepedulian Uun untuk saling memberikan kebahagiaan kepada anak anak yatim dhuafa,” sebutnya.

Selain itu lanjut secara objektif kinerja staff di kesekretariatan DPRD Riau juga lebih profesional, Khususnya di kehumasan DPRD Riau.

“Sekwan (Uun) juga mengarahkan kepada seluruh staffnya untuk kerja profesional dan melayani kunjungan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi kepada anggota legislatif DPRD Riau, dan ini dikerjakan dengan cepat tanpa harus menunggu lama, jadi pelayanan aspirasi tidak terhambat,” ucap Faisal.

Bahkan lanjut Faisal, dengan adanya security atau pengamanan di dalam DPRD Riau membuat rumah wakil rakyat itu menjadi lebih tertib dan aman.

“Sekarang sirkulasi keluar masuk pun jadi teratur karena adanya pengamanan dalam (Security) yang turut menjaga ketertiban gedung DPRD Riau, dan ini perlu di apresiasi, apalagi dalam kondisi pandemi saat ini,” ujarnya.

Masih kata Faisal, Uun juga memperhatikan sarana publikasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat dengan memasang vidio elektronik (Vidiotron) di halaman depan sisi jalan DPRD Riau.

“Menariknya, Saat ini di DPRD Riau memiliki Vidiotron yang isi konten nya adalah mengenai kinerja para anggota dewan di setiap komisi, jadi masyarakat bisa melihat anggota dewan dalam bertugas secara cuplikan,” katanya.

Tentunya kata Faisal perubahan ini tentu tidak serta merta, namun perlu sebuah Renstra, dan Muflihun dengan kepiawaiannya mampu menerapkan disiplin ilmu pemerintahannya menjadi Sekwan yang amanah.

“Kalau Uun tidak piawai, wajah DPRD Riau tidak seperti sekarang, justru karena dia (Uun) Piawai, wajah DPRD Riau lebih terlihat Indah dan sedap dipandang,” tutupnya.(rilis)**

 

Tidak ada Respon

Komentar ditutup.