Penetapan sangsi SMP Negeri 1 Rambah jadi dilema

Tidak ada komentar 2003 views

IMG-20160302-00227

Rokanhulu,Riauandalas.com -penetapan sangsi tertib waktu dan sangsi alfa sekolah menegah pertama negri satu rambah (SMP N 1 RAMBAH) kabupaten rokanhulu menjadi dilemma di tengah-tengah masyarakat.
Berawal dari diterbitkannya surat pindah terhadap dua muridnya inisial AP kelas 9 dan SF kelas yang sama akibat kenakalan dank ke alfaan merekan dalam belajar di smp n I rambah.
Menurut salah satu wali murid kealfaan mereka dikarnakan sangsi terlambat jika terlambat maka di kenai sangsi membawa batu batako hingga mencapai lima atau sepuluh batu batako sehingga murid yang datangnya terlambat punya ide agar mengurungkan diri saat terlambat untuk tidak masuk sekolah jelas wali murid salah satu murid yang ada di sekolah smp 1 rambah.
Hingga beberapa wartawan dan lsm mendatangi kepala sekolah yang mempunyai aturan dan kebijakan pemindahan murid yang konon katanya sudah terdaftar murid muridnya ikut Ujian Negara (UN).rabu 2/3/16 sekitar jam 10.
Ismail selaku kepala sekolah membantah aturan itu dulu memang kita perlakukan peraturan itu agar murid-murid dapat membenahi diri untuk tidak terlambat namun kini kit sudah tidak perlakukan lagi aturan itu jelasnya pada sejumlah wartawan yang menjumpainya .
Namun saat di Tanya tentang keputusan dan kebijakan kepala sekolah dalam membuat surat pindah atas nama dua murid juga di tepis ismail itu tidak benar dan kami masih belum mencoret dua nama itu kita masih terbuka untuk dua murid itu tujuan kami agar mereka dan kedua walimurid tau akan kenakalan mereka jelas ismil di dampingi dua ketua walikelas yakni Ermy yelly selaku wali kelas AP dan Lelawati spd walikelas inisial SF .
Kedua wali kelas membenarkan ketidak di perlakukannya peraturan itu lagi dan hal ini sudah lama tambah guru walikelas murid SP.
Namun seketika kompirmasi ada wali murid membantah pernyataan kepsek dan guru klas itu bahwa beberapa hari yang lalu anak saya masih membawa batu batako kenapa bapak bilang sudah tidak di perlakukan jelasnya pada saat wartawan kompirmasi.
Dan tentang pernyataan wali murid yang iklas nantinya tidak lulus anak nya karna kealfaan yang di tuliskan oleh Ismail selaku kepsek di suatu kertas menjadi dilemma
Walau itu menjadi dilemma ismail menambahkan “ kita sudah membuat penetapan criteria kelulusan dan tidak lulus criteria tidak lulus ada 3 macam pertama Kita melihat Nilai sikap dan nilai rapor per semester dank e tiga kita melihat nilai Plusnya jelas ismil.
Saat wali murid AF di temui di loket dolok sordang pada hari yang sama mengakui kenakalan anaknya bahkan sudah pandai merokok dan suka membolos karna keterlambatan bahkan saya sudah beberapa kali di panggil oleh guru dan kepala sekolah namun saya selaku orang tua hanya bisa membantu dan mengarahkan .
terhadap anak namun anak saya sekarang ini sudah dua minggu ini tidak sekolah karna dimana mana sekolah tidak menerima anak saya dengan alasan akan adanya ujian Negara untuk kelulusan namun di sekolah atas nama anak kami belum di keluarkan alias tidak di coret jelas wali murid yang di temui.***M.hsb
.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penetapan sangsi SMP Negeri 1 Rambah jadi dilema"