DPRD Riau Pertanyakan Alasan pemprov Riau Belum Bayar Gaji Honorer

images (1)

Pekanbaru,Riauandalas.com – Anggota DPRD Riau pertanyakan alasan dan kinerja pemprov Riau belum bayarkan gaji tenga honor maupun kontrak lingkungan Pemprov Riau. Pasalnya pembayaran gaji tersebut sudah mencapai tiga bulan. Pada hal tenaga konmtrak maupun honorer tersebut sangat mengharapkan gaji itu untuk memenuhui kebutuhan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Anggota komisi E DPRD Riau Ade Hartati. Dikatakanya, jika gaji anggaran gaji pegawai maupun tenaga honor tersebut sudah di sah dalam APB. Sehingga tidak ada alasan Pemprov Riau untuk tidak melakukan pembayaran.
“Anggaran itu kan sudah disahkan dalam APBD 2016. Jadi saya rasa tidak ada kendala lagi,” kata Ade Hartati pertanakan kinerja Plt gubernur Riau dalam penggunaan anggaran Kamis (24/3).
Ditambahkanya, tenaga honorer maupun kontrak tersebut, juga merupakan tenaga kerja yang dibutuhkan Pemprov Riau. Apa lagi selama ini mereka berkeja juga sesuai dengan aturan di pemerintahan.
Selain itu katanya, sesuai pengesahan APBD tahun 2016 pada desember 2015 lalu. Pengesahan anggaran gaji honorer itu juga sudah merupakan hasil verifikasi yang sudah disetujui. Untuk itu tidak ada alasan lagi bagi pemprov Riau untuk tidak melunasi gaji tenaga honor.

“Kita berharap Pemprov Riau segera membayarkan gaji itu. Karena mereka sudah bekerja dan sangat membutuhkan gaji itu untuk kelansungan hidup,” ujar politisi PAN ini.
Disisi lain hal senda juga disampiakan Anggota DPRD Riau Muhammad Adil. Jika Pemprov Riau juga tidak memiliki badan hukum untuk belum mebayarka gaji honor tersebut. Sehingga tidak alasan pemprov Riau untuk menahan dan tidak menggaji tenaga honor yang sudah bekerja serius di pemerintahan Riau.
“Terkadang inilah hebatnya lupa pada anak buah, coba saja kalau gaji mereka tidak dibayarkan negara sakait gak,” tutur Adil jika hal seperti ini tidak rahasia lagi pada kepala daerah.(Hendri)***

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPRD Riau Pertanyakan Alasan pemprov Riau Belum Bayar Gaji Honorer"