Diduga Pencairan Dana Galeri dan Advetorial di Humas Kampar “Dipotong”?

uang

Foto ifk.com

Kampar, Riauandalas.com- Pemerintah Kabupaten Kampar mengalokasikan dana APBD murni dan APBD perbuahan untuk biaya galeri dan advetorial terbit di surat kabar. Namun, katanya setelah proses pencairan dana yang notabene untuk membayar biaya galeri dan advetorial tersebut, diduga telah terjadi pemotongan.

“Kalau tidak bakal ditolak permohonan pengajuan pemuatan advetorial dan galeri meskipun secara formal dilayangkan surat oleh perusahaan pers, tetapi kadang hanya sebatas janji, atau diduga sebagai modus biaya advetorial minim,” ungkap seorang sumber berita berinisal DU kepada www.Riauandalas.com, Rabu (7/10).

Dijelaskan DU, apalagi pemotongan dana tersebut kadang “dipotong” bervariasi. “Kemarin ada seorang yang tidak mau dana pencairan di potong, ” cetus DU.

Kasubag Hubungan Media Humas Pemerintah Kabupaten Kampar, Atan, ketika dikonfirmasi terkait informasi tersebut guna perimbangan berita mengarahkan konfirmasi berita ke Kabag Humas Pemkab Kampar.
“Tanya. Saja Kabag Humas Pemkab Kampar Pak. ” Kata Kasubag Hubungan Media Humas Pemerintah Kabupaten Kampar, dengan singkat seraya menutup konfirmasi melalui via ponsel Kepada www.Riauandalas.com, Rabu (7/10).
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah Dewan Pimpinan Propinsi Riau, Dra Misrawati Simbolon, menanggapi hal tersebut. “Sebaiknya tindakan seperti itu dihindari. Mengapa meski dipotong? “ Tanya heran Kepada www.Riauandalas.com, Rabu (7/10).

Menurutnya, pihak Pemerintah Kabupaten Kampar, pada Bagian Humas mestinya memberikan kemudahan. “Yah, jangan perusahaan Pers jadi ‘korban’,” tuturnya. “ tandasnya. (Hartono. P)***

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diduga Pencairan Dana Galeri dan Advetorial di Humas Kampar “Dipotong”?"