Tolak UU Cipta Kerja, Polisi dan Mahasiswa di Rohul Nyaris Bentrok

194 views
example banner

ROKAN HULU,Riauandalas.com – Gelombang aksi penolakan omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja di Kabupaten Rokan Hulu Propinsi Riau, diwarnai kericuhan, Kamis (8/10/2020).

Ratusan mahasiswa dari berbagai almamater di Rohul terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian di depan Gedung DPRD Rohul jalan keadilan Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah sempat hampir terjadi kontak fisik antara aparat dan massa mahasiswa

Kericuhan tersebut terjadi saat aksi ratusan massa mahasiswa yang akan menyuarakan kekecewaannya atas disyahkannya UU Cipta kerja
(Omnibus Law) pada Senin 5 Oktober 2020 lalu.

Awalnya ratusan massa mahasiswa berkumpul di sekitar Tugu Ratik Togak Pematang Baih, kemudian konvoi menggunakan kendaraan roda dua menuju kantor DPRD, Rohul, dan disambut
Oleh Ketua DPRD Rohul, Novliwanda Ade Putra, ST, bersama Kapolres Rokan Hulu, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.IK MH, dan puluhan personel Polres Rohul

Dari pantauan media ini, tampak mahasiswa mulai membakar ban lalu salah seorang masa aksi yang mengenakan baju Sapma PP menghantam kepalanya dengan botol hingga berdarah situasi
terlihat semakin memanas saat ratusan mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung DPRD dan tiba tiba terjadi baku hantam antara mahasiswa dengan Petugas

Aparat kepolisian terpaksa menyemprotkan water Cannon
yang sempat membuat sebagian mahasiswa terhempas dan berlari mencari perlindungan, dalam insiden itu dua mahasiswa dikabarkan menjadi korban

Saat ditemui awak media dia mengaku sempat dicekik dan dipukul dengan kayu pentungan, dan ditarik sehingga bajunya robek, sedangkan mahasiswa yang satunya mengalami pendarahan dikepala karena dilempar batu oleh orang tak dikenal “Saya mau melerai dan mengajak teman-teman aksi mundur, namun tiba-tiba ada batu yang melayang dan mengenai kepala saya,” Ujar seorang mahasiswa.

Sekitar pukul 16.30 WIB, mahasiswa tampak mulai berangsur meninggalkan kantor DPRD dan personel kepolisianpun terlihat membersihkan lokasi.
***(Alfian Top)