Terancam Ditarik ke Pusat, DPRD Riau Tolak Pemindahan IPDN

Tidak ada komentar 956 views
example banner

ipdn-rokan-hilir
Selain Menimbang aggaran IPDN Marwah bagi Riau

Pekanbaru, Riau Andalas.com— Berbagai permasalahan terus terjadi, IPDN (Institut pemerintahan dalam negeri) Kampus Rohil. Mulai dari permasalahan letak di atas tanah ilegal sampai kondisi sekolah jauh dari jangkaun masyarakat. Sehingga sekolah milik pemerintah tersebut terancam ditarik ke pemerintahan pusat.

Namun, informasi penarikan tersebut, mendapat respon penolakan dari anggota DPRD Riau. Pasalnya, selain menimbang anggaran yang sudah banyak dihabiskan, proses belajar mengajar di IPDN tidak ada permasalahan yang sampai saat ini terus berjalan lancar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Riau Asri Auzar. Dijelaskanya jika saat ini tidak ada lagi permasalahan di sekolah IPDN kampus Rohil tersebut yang semuanya sudah clear.

“Seluruh permasalahannya kan sudah clear, kenapa harus ditutup. Pusat harus tau juga sudah berapa banyak anggaran yang dimasukan pada sekolah itu. Pembangunan untuk asrama,” tegas Asri Auzar tidak setuju IPDN ditutup apa lagi dipindahkan ke pusat.

Terkait alasan IPDN Kampus Rohil jauh dari jangkau masyarakat, katanya, itu bukan merupakan alasan. Karena selama ini tidak ada permasalahan. Bahkan sampai saat ini tidak ada dari praja yang menyatakan tidak nyaman di IPDN. Menurtnya, malah dipindahkan itu akan menjadi polemik. Apa lagi sampai ke pusat yang semakin jauh dari daerah. Sementara saat prose pendidikan di IPDN sudah jauh berkembang yang pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan pendidikan mulai sejalan dengan pertumbuhan penduduk.

“Jika dipindahkan, maka dampaknya akan besar terhadap daerah yang ditinggalkan. Untuk itu, harus melalui pengkajian lebih dalam lagi,” ujarnya.

“Kalau untuk permasalahan jarak itu, sebenarnya bukan alasan dan tidak lama lagi akan teratasi. Karena sebab dalam waktu dekat tol pekanbaru-Dumai akan segera dibangun Sehingga bisa lebih dekat menuju lokasi kampus tersebut,” tutur Asri Auzar.(dri)***