Syari’ah Gubri Tak Mau Pimpinan BRK Miliki Rekam Jejak Bermasalah

PEKANBARU,Riauandalas.com- Minggu depan tim Panitia Seleksi (Pansel) Bank Riau Kepri (BRK) mulai buka pendaftaran untuk pengisian Empat pimpinan di BRK. Yaitu, Komisaris Utama (Komut), Direktur Utama (Dirut), Direktur Operasional, dan Direktur Dana dan Jasa.

Empat jabatan yang akan di seleksi tersebut, diutamakan di isi oleh calon yang memiliki pengalaman terkait perbankan syaria’h. Hal itu sesuai dengan status BRK yang beralih dari bank konvesional menjadi bank syari’ah yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Gubernur Riau dan disepakati oleh seluruh pemegang saham BRK. Maka itu pimpinan yang diharapkan merupakan pemimpin yang sudah berpengalaman pada perbankan syari’ah.

Selain itu, memiliki pengalaman terkait perbankan syari’ah, calon pimpinan ini juga diharapkan memiliki track record bagus dan tidak memiliki rekam jejak bermasalah sebelumnya. Sehingga dalam pengelolaan BRK kedepan tidak timbul permasalahan sesuai yang diharapkan.

Hal ini disampaikan lansung oleh Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi, jika untuk pimpinan BRK kedepan tim pansel bisa lebih seleksi lagi dan juga bisa meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait untuk lebih mengetahui track record para calon yang akan mengikuti seleksi. Sehingga siapapun yang terpilih nanti merupakan calon yang betul-betul bersih dan profesional.

“Bank Riau ini kan sudah Syaria’ah maka itu kita harap pemimpinnya harus profesional dan bersih dari berbagai permasalahan. Terutama memiliki rekam jejak bermasalah,” katanya. Rabu (2/10) di kantor Gubernur Riau.

Ia menambahkan, untuk kelancaran seleksi ini ia juga berharap Pansel menggandeng berbagai pihak terkait perbankan. Agar apa yang diharapkan dalam pengisian pimpinan ini sesuai dengan harapan. Karena kunci kesuksesan pengelolaan bank pembangunan daerah ini juga berawal dari pimpinannya. Untuk itu harus lebih teliti dan tidak tergesah-gesah. “Ini juga terkait dengan perkembangan bank kedepan yang harus berjalan sesuai harapan dan sesuai status syariah yang akan menjadi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara Ketua Tim Pansel BRK Ahmad Syah Harrofie mengatakan, untuk seleksi pimpinan BRK ini pihaknya sudah melakukan upaya terbaik dan maksimal. Terutama terkait kriteria calon yang ikut dalam seleksi. Dimana sebelumnya pihaknya juga sudah mendapat masukan dari pemegang saham yang akan dimasukan dalam kategori penyeleksian.

Salah satunya, terkait pengalaman calon yang memiliki pengalaman perbankan syariah dan juga track record baik dan tidak memiliki rekam jejak bermasalah.

“Untuk track record dan rekam jejak ini kita juga konsultasi dengan pihak KPK, dan juga dengan pihak konsultan terkait keahlian dalam pengelolaan bank syaria’ah,” jelasnya.

Sedangkan terkait persiapan pembukaan pendaftaran, ia mengatakan sudah masuk tahap penyusunan yang dipastikan minggu depan sudah siap di buka. “Insyaallah semuanya segera tuntas yajg diharapkan tuntas tahun ini sesuai harapan sebelumnya,” tuturnya.(dre)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Syari’ah Gubri Tak Mau Pimpinan BRK Miliki Rekam Jejak Bermasalah"