Rozie Apresiasi untuk tingkat kehadiran PNS mencapai 90%,

Tidak ada komentar 1310 views
example banner

Pekanbaru,Riauandalas.com

             Asisten III Administrasi Umum Drs.H.Azaharisman Rozie, Msi sepertinya terus Mengoptimalisasikan Kedisiplinan Pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan dengan Impeksi mendadak (sidak) ke satuan kerja (satker) Dinas Kesehatan, Pagi tadi Senin (28/16). giliran Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapat Impeksi mendadak. Sidak itu di awali dengan melaksanakan Apel Pagi sekitar pukul 07.30, untuk meninjau sejau mana kedisiplinan pegawai.EKO_7488

             “Saat kunjungi ke Dinas Kesehatan pagi tadi, untuk tingkat Kedisiplinan sudah membaik, karna bisa dilihat dari tingkat kehadiran Pegawai yang melaksanakan Apel pagi sudah mencapai 90%. Setelah mengunjungi Dinkes, sekitar pukul 7.30 Wib. Tidak lain, juga untuk mengecek absensi semua pegawai di satker itu,Alhamdulillah, dari hasil sidak kali ini para pegawai secara keseluruhan hadir dan sudah menjalankan tugas sebagaimana mestinya,” kata Rozie.

Rozie  berterima kasih atas kehadiran bapak/ibu yang melaksanakan kewajiban pertama , sebagaimana yang dikatakan, Apel bukan merupakan kewajiban utama selaku Aparatur Negri Sipil Negara, Pegawai Negri Sipil maupun Honorer dilingkungan Pemerintah Pekanbaru, tetapi kewajiban pertama untuk melanjudkan tugas dan pokok fungsi masing-masing, ujarnya.

Seluruh pegawai dilingkungan Pemerintahan Kota pekanbaru agar terus meningkatkan kedisiplinan, aktifitas dan kinerja. Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru ,untuk didinas kesehatan tidak ditemukan pegawai yang bolos. “Ini merupakan langkah positif untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, ”tegasnya lagi

                Dari sidak beberapa SKPD sebelumnya, Rozie Apresiasi untuk tingkat kehadirannya mencapai 90%, Rozie juga menegaskan untuk setiap kepala SKPD, diminta menindak lanjuti PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.”Artinya setiap ASN dan honorer mempunyai atasan, bagi staf yang tidak disiplin harus ditegur baik lisan maupun tulisan. Evaluasi Hal tersebut bukan untuk mendiskreditkan ASN, tapi dalam rangka perbaikan diri ke depan, sekaligus momentum introspeksi diri bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemerintahan,”ungkapnya.(Adv/Hendri)***