Rohil pusat air bersih dengan Sistem Pengendalian Air Minum Regional Dumai, Rohil dan Bengkalis

example banner
Bupati Suyatno Tinjau-Lokasi Pengambilan-Air Bersih AliriR ohil--Bengkalis-dan-Dumai

Bupati Suyatno Tinjau-Lokasi Pengambilan-Air Bersih AliriR ohil–Bengkalis-dan-Dumai

BAGAN SIAPI-API, Riau Andalas.com-Kebutuhan air minum saat ini cukup menedesak seperti di Pemkab Rokan Hilir yang letak geografisnya berada daerah pesisir yang sangat minim pasokan air minum dan bersih untuk konsumsi. Pemkab Rohil saat ini tengah merancang sebuah lokasi yan akan dijadikan sumber air minum yang diperkirakan mampu memasok 6 juta warga dengan luas lahan 6 hektar.

Rencana pusat air bersih ini dengan Sistem Pengendalian Air Minum Regional Dumai, Rohil dan Bengkalis dan beberapa waktu lalu telah mendapat apreasiasi dari pemerintah pusat.

Kasubid Investasi Dirjen Cipta Karya, Kementrian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat, RI, Mieki Kencana Wulan saat berkunjung ke Rohil belum lama ini mengapresiasi kebijakan Pemkab Rohil.

“Rencana sistem pengendalian air minum regional Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis di Rohil, dan kami juga mengapresiasi kepada bapak bupati, yang sudah menyiapkan dengan lahan 6 hektar di Tanjung Melawan, untuk rencana lokasi intake sebagai satu kesatuan sistem dari sistem penyediaan air minum regional di Rohil dikelola Provinsi Riau,” ungkap Mieki.

Mieki menyebut sektor air minum ini harus diinisiasi oleh daerah, sedangkan provinsi dan kementrian di pusat bersifat mendukung.

PAM Regional Pemkab-Rohil Mulai Beroperasi

PAM Regional Pemkab-Rohil Mulai Beroperasi

“Kami tidak bisa mendukung jika daerahnya tidak ada inisiatif. Kami sulit untuk mengajak daerah, sekiranya daerah tidak bergerak,” katanya menambahkan.

Selain itu, Ketua DPRD dan pimpinan lain di Rokan Hilir juga diminta untuk mendukung program bupati Suyatno, sehingga pemerintah pusat dengan mudah memberikan prioritas dalam dukungan pengadaan khususnya dalam hal sektor air mimum.

Sementara bupati Suyatno menyampaikan, saat pihaknya sudah menyiapkan lahan 6 hektar di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.

“Nanti dari situ juga mengalir ke Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis. Saya minta nanti tokoh-tokoh masyarakat, dibantu itu. Kalaupun nanti ada ganti rugi, jangan terlalu mahal. Kalau perlu hibahkan juga 6 hektar a itu,” ujar Suyatno.

Proyek air bersih ini jika berhasil, akan mampu mensuplay 6 juta penduduk di Bengkalis, Dumai, dan Rohil

 proyek

Sementara ini  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menyatakan kesiapannya menjadi pemasok air bersih di tiga kabupaten di Riau. Tiga Kabupaten itu yakni Rohil, kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, Perusahaan air minum (PAM) itu yang merupakan program pemerintah pusat dibangun di kecamatan Tanah Putih.
images (10)
Bupati Rokan Hilir H Suyatno Amp mengatakan Kualitas air sungai rokan sangat bagus dan memadai untuk kebutuhan air bersih, agar hal itu berjalan mulus maka dirinya meminta antar tiga kabupaten itu untuk membangun komunikasi yang baik agar wacana ini bisa terwujud.

“Air bersih memang menjadi kebutuahn yang urgent, jadi kita harus wujudkan recana ini,” katanya. Dirinya juga menjelaskan air sungai rokan dari hulu hingga hilir lebih kurang 350 kilo meter dan tidak pernah surut, sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum di tiga kabupaten di Riau.(Adv/Hms)***