Rasionalisasi Pengesahan Kendala Pemaksimalan Penyerapan APBD Riau 2015

Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman
Riauandalas.com– Kurang maksimalnya penyerapan anggaran APBD Riau 2015, disebabkan adanya rasionalisasi anggaran dan keterlamabatan pengesahan APB-P. Sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tidak bisa menjalankan secara maksimal.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Riau 2015 pada sidang paripurna DPRD Riau Senin, (4/4).

Sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo, tersebut, Plt Gubri menyampaikan, keterlambatan pemerintah itu karena tidak cukup waktu untuk pelaksnaaan kegiatan. Terutama pada kegiatan belanja langsung.

“Banyak rasionalisasi dan pengesahan APBD P yang juga terlambat,” kata Andi Rachman sapaan akrabnya.

Sedangkan untuk kedepan atau tahun ini, katanya, Pemrov Riau sudah memeprsiapakan berbagai penggeasaahan kegiatan. Diantaranya dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) yang akan terus disosialisaikan pada masyarakat. “Adapun kegiatan penggesahan itu dengan melakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan meningkatkan UMKM yang ada di Riau,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Panitian Khusu (Pansus) LKPJ 2015 Terpilih Erizal muluk, yang pembentukanna  juga dilaksanakan dalam paripurna LKPJ 2015 Tersebut, akan mengakomodir apa yang mejadi permasalahan dalam LKPJ Pemprov 2015. Dimana ia akan menjalakan tugas sebeagai Pansus sesuai dengan tujuan pembentukan, yang dalam waktu dekat akan dilaporkan. “Kita targetkan secepat mungkin, dimana paling lambat tanggal 22 April mendatang sudah ada laporannya.” Kata politisi Golkar ini.(dri)***

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Rasionalisasi Pengesahan Kendala Pemaksimalan Penyerapan APBD Riau 2015"