Polsek Bangko, Ringkus Pelaku Pembakaran Hutan Dan Lahan.

440 views
example banner

Rokan Hilir, Riau Andalas Com – Polsek Bangko Polres Rokan Hilir  mengamankan satu pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Makmur  Kepenghuluan Bagan Jawa Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir yang terjadi pada hari Kamis 06 Agustus 2020 sekira pukul 15.30 Wib.

 

Diketahui pelaku pembakaran lahan  bernama HB Simatupang (42) yang pekerjaan sehari-harinya sebagai petani ini merupakan warga jalan Kampung Teladan RT 001/ RW 006 Kepenghuluan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis  Provinsi Riau .

 

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasubag Humas AKP Juliandi SH menjelaskan bahwa penangkapan pelaku HB Simatupang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) bekas rintisan di kebun miliknya. Kata Kasubag Humas AKP Juliandi SH

 

Dijelaskan Kasubag Humas Polres Rokan Hilir, peristiwa ini bermulai pada hari Kamis 06 Agustus 2020 sekira pukul 15.00 Wi, Saat itu, Personil Polsek Bangko BRIPKA Radianansyah dan BRIGADIR Suwartono mendapat perintah dari Kapolsek Bangko KOMPOL Sasli Rais tentang informasi dari warga bahwa telah terjadi kebakaran lahan di Jalan Makmur Kepenghuluan Bagan Jawa Kecamatan Bangko .

Selanjutnya, sesuai perintah dari Kapolsek Bangko, kedua personil Polsek Bangko langsung mendatangi lokasi dimaksud tepatnya di Jalan Makmur Kepenghuluan Bagan Jawa Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, saat dilokasi tersebut ditemukan pelaku tertangkap tangan sedang membakar lahannya untuk membuka lahan sawit. jelasnya Kasubag Humas Polres Rokan Hilir

 

Kemudian pelaku HB Simatupang langsung diamankan dan dari hasil introgasi bahwa pelaku mengakui membakar lahan bekas rintisan dikebun miliknya untuk tanam sawit. selanjutnya barang bukti berupa 1 bilah parang,1 batang ranting kayu terbakar dan tanah bekas terbakar dibawa ke Polsek Bangko guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. “pada saat itu juga api berhasil di padamkan oleh tim bersama warga,” pungkasnya AKP Juliandi SH

 

Atas perbuatannya, Pelaku HB Simatupang  dipersangkakan Pasal 108 Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengolahan lingkungan hidup Jo Pasal 108 Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan ” setiap pelaku usaha yang membuka dan atau mengolah lahan dengan cara membakar dipidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 10.000.000.000 (Sepuluh Miliar Rupiah).ungkapnya.(Said)***