Pilwako Pekanbaru, Hanura Usung Dwi Agus-Davit Calik

Tidak ada komentar 509 views
example banner

Dwi Agus

*Kordias bantah dukung Ide-Said Usman

PEKANBARU, RiauAndalas.com– Pilwako Pekanbaru 2017 mendatang, pengurus partai Hanura benarkan akan mengusung pasangan Dwi Agus Sumarno-Davit Chalik. Dimana pengusungan tersebut akan berkoalisi dengan PDI-P yang sebelumnya sudah mesetujui pasangan.

Informasi tersebut Ketua Tim Pilkada DPP Partai Hanura, Agus Salahuddin, dikatakanya, pasangan jika Dwi Agus Sumarno diusung sebagai Walikota dan David Chalik wakil walikota Pekanbaru priode 2017-2022.

“Surat rekomendasi dukungannya sudah siap tinggal tanda tangan pimpinan DPP Hanura yang saat ini masih dinas luar kota. In Shaa Allah besok segera diumumkan,” kata Agus.

Terkait kesepakatan koalisi partai, ia menjelaskan sudah ada kesepakatan sebelumnya, dimana sesuai persyaratan koalisi PDIP-Hanura telah memenuhi jadi satu perahu 9 yang harus 9 kursi. Yaitu PDI-P 5 kursi dan Hanura 4 Kursi. Sedangkan untuk partai lain masih besar kemungkinan untuk menambah koalisi sesuai komunikasi yang sudah dijalin sebelumnya.

Untuk komunikasi dengan balon katanya, secara keseluruhan sudah sepakat, bahkan balon yang akan disung tersebut saat ini masih di Jakarta bersama Pengurus DPP Hanura dan juga pengurus DPP PDI-P.

Disisi lain ketua DPD PDI Riau Koordias Pasar Ribu memastikan, untuk Pilwako Pekanbaru PDI-P meiliki pasangan calon yang akan diusung. Dimana saat ini masih dalam proses DPP PDI-P yang sebelumnya sudah diajukan. Sehingga untuk pengumuman menunggu keptusan dari DPP. Tambah lagi untuk pengurusan balon ini DPP tidak hanya menuntaskan Pekanbaru tapi se-Indonesia yang tidak bisa terburu-buru.

Disingging kebenaran pasangan koalisi dengan partai Hanura, ia menyatakan semua itu sah-sah saja. Karena maju Pilwako Pekanbaru PDI-P masih membuthkan koalisi partai. Sehingga informasi tersebut bisa saja terjadi.

Ketika disinggung sebelumnya dikabarkan ada pasangan lain yang akan diusung PDI-P, yaitu Destrayani Bibra-Said Usman. Ia membantah dan tidak mau berkomentar. Bahakn menyuruh untuk menanyakan lansung pada yang mengeluarkan pernyataan. Intinya untuk balon Pilwako Pekanbaru tetap menunggu keputusan dari DPP selaku yang berwenang.

“Tunggu saja keputusan dan rekom dari DPP. Yang jelas kita sudah mengajukan balon sebelumnya. Kalau untuk pasangan Destrayani Bibra-Edi Satria, tanya saja pada yang berkomentar,” tuturnya. (Dri)***