Petani di Kecamatan Cinaku Resah ,Pengecer Pupuk Subsidi Tak Tau Kemana.

RENGAT, Riau Andalas .com- Akibat Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Batang Cinaku yaitu Trimo sering tidak ada dirumah membuat para Petani resah ,karena waktu pemupukan sudah waktu nya ,namun Para Petani yang akan membeli Pupuk Subsidi tidak bisa ,karena Pengecer nya yaitu Trimo tidak bisa ditemui di kediaman nya di Desa Aur Cino tepat nya di simpang DK 2 .

Mereka mengatakan kalau Uang yang untuk membeli Pupuk Bersubsidi sudah ada yang membayar lebih dulu sebelum Pupuk Bersubsidi datang .
Seperti yang disampaikan oleh salah seorang Pengurus Kelompok Tani dari DU yang ber inisial BI ,kalau dia sudah stor uang duluan ,namun sampai sekarang Pupuk nya belum bisa diambil ,tak tau apa masalah nya ,padahal informasi nya Pupuk nya sudah ada digudang nya Trimo ,tapi karena Pengecer nya yaitu Trimo tidak bisa ditemui ujar nya .
Padahal tanaman sudah waktu nya untuk dipupuk ,seperti Pupuk Jenis Urea dan Phoska karena sekarang hujan sudah turun jadi sangat membantu untuk pemupukan ,.

Kami heran sama pak Trimo kenapa selalu menghilang ,padahal sebagai Pengecer Pupuk Jenis Urea Bersubsidi yang sudah resmi dari Distributor PT PPI setiap saat harus berada di tempat ,karena Masyarakat setiap hari pasti ada yang akan menebus Pupuk Bersubsidi ujar nya.

Di tempat terpisah Ketua LSM Ber-Nas Kabupaten Indragiri Hulu Hatta Munir melalui telepon selurer nya .,kalau sebagai Pengecer yang sudah resmi diangkat oleh Distributor seperti PT PPI ,kalau Pengecer nya selalu tidak berada di tempat sementara pemupkan sudah waktu nya dan sdr Trimo yang sebagai Pengecer selalu tidak berada ditempat ,Distributor harus mengambil tindakan yang tegas ,ada apa kog pengecer sampai selalu tidak ditempat ,jangan jangan ada permainan misal nya pupuk Bersubsidi sudah dittebus nya dari Distributor tapi Pupuk nya tidak sampai ke Gudang Pengecer dengan alasan Pupuk belum masuk,jadi pihak Distributor harus cepat turun kelapangan apa benar Pupuk yang sudah ditebus Pengecer sampai ke Lokasi sesuai dengan RDKK (Rencana Depenitif Kebutuhan Kelompok) ujar Hatta Munir .

Dia menambah kan ,Pupuk Bersubsidi sangat rentan untuk diselewengkan ,dan untuk kebutuhan Pupuk bersubsidi sudah ada Peraturan nya ,seperti Pupuk Bersubsidi untuk Petani Rakyat sudah ada Kuota nya ,juga Petani Hortikultura sudah ada Peraturan dari Menteri Pertanian R I ,jadi jangan main main dengan Pupuk Bersubsidi .

Seperti yang dilakukan oleh Trimo sebagai Pengecer dari Kecamatan Batang Cinaku ,kalau Pupuk Jenis Urea Bersunsidi pada akhir bulan Desember 2016 yang lalu ,ada Pupuk Urea Bersubsidi masuk 100 Ton kepada Trimo yang mana sebagai Pengecer ,dan hampir seluruh nya dijual kepada Petani Plasma Kecamatan Batang Cinaku ,dengan harga yang sangat jauh melampaui harga HET, itu tidak bisa dibiarkan ,kemana semua Pengawas Pupuk Bersubsidi yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu  ujar nya .** js