Pertumbuhan Ekonomi Riau Terendah se Sumatera

Tidak ada komentar 324 views

PEKANBARU, Riauandalas.com – Rata rata pertumbuhan ekonomi se Sumatera mencapai 4,48 persen, sementara Provinsi Riau dinilai paling terendah yakni 2,71 persen. Rendahnya kinerja ekonomi Riau ini akibat ketidakberanian Pemprov dalam membuat regulasi.

Hal ini disampaikan pemerhati ekonomi Riau Viator Butar butar pada dialog publik yang ditaja oleh Wartawan Parlemen Riau (WPR) DPRD Riau bekerja sama dengan anggota DPD RI Hj Instiawaty Ayus SH MH di Hotel Whiz Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (01/03/18).

“Dalam kurun waktu 2014 – 2017 pertumbuhan ekonomi Riau sangat rendah dibanding rata rata pertumbuhan ekonomi di Provinsi lain di Sumatera yang mencapai 4,48 persen. Ini terjadi akibat ketidakberanian Pemprov dalam membuat regulasi”, ucap Viator.

Di tingkat nasional ucap Viator, rata rata perkembangan ekonomi Riau hanya 1,87 tahun 2015, sementara di tingkat nasional 4,73.

Dijelaskan, rendahnya ekonomi Riau ini tercermin dari posisi pinjaman perbankan untuk proyek. Tercatat tahun 2013 growth sebesar 12,88 sedangkan hingga September 2017 cuma 3,99 persen.

Sementara Instiawaty Ayus dalam diskusi yang dihadiri 50 an mahasiswa se Riau ini mengatakan, pembangunan daerah yang adil dan merata merupakan bagian integral dari pembangunan nasional dalam kerangka NKRI.

“Kebutuhan Riau tidak akan selesai jika hanya ditopang oleh APBD. Yang menjadi masalah kita tidak saling membagi posisi. Idealnya ada harmonisasi antara DPD dengan perangkat daerah. Dan ini belum terjadi”, ujar Senator asal Riau tersebut.

Di kesempatan itu, Instiawaty mengatakan dialog publik yang ia taja bekerjasama dengan WPR ini bertujuan untuk mendiskusikan peran dan keterlibatan DPD RI dalam pembangunan daerah dan menggalang dukungan masyarakat dalam artikulasi dan agregasi kepentingan daerah.

Sementara itu ketua WPR DPRD Riau, Edi Gustien mengucapkan terimakasih kepada Instiawati Ayus dan berharap dari dialog tersebut para peserta yang umumnya berasal dari mahasiswa dapat melihat kondisi ekonomi Riau yang terus merosot. ” Saya berharap dari dialog ini lahir pemikiran atau solusi bagaimana kita bisa menyelematkan kondisi ekonomi Riau yang terus merosot. Saya selaku ketua WPR DPRD Riau sangat berterimakasih kepada ibu Instiawati Ayus yang telah memberikan kami kepercayaan untuk menggelar dialog ini. Inilah salah satu bentuk kepedulian beliau terhadap kondisi ekonomi Riau saat ini,” Katanya.

Selain Instiawati Ayus dan Viator, narasumber lain yang hadir pada kesempatan itu yakni, pemerhati pembangunan Riau Hardianto dan Gafar dari Bappeda Riau. Sedangkan pemandu acara yang bertindak sebagai moderator yakni, wartawan senior Satria Batubara. Rls