Penyerapan rendah, Ciptada Riau Klaim Kegiatan Tidak Jalan

example banner

Gado Hut Riau Ke 59, Piagam lapor merah untuk Gubri terkait Satker yang di Berikan Mahasiswa

Kado Hut Riau Ke 59, Piagam lapor merah untuk Gubri terkait Satker yang di Berikan Mahasiswa

“Semua kegiatan Ciptada sudah dilelang”

PEKANBARU, Riau Andalas.com-Dinas Ciptada Riau klaim kegiatan tidak berjalan yang menyebabkan peyerapan anggaran rendah. Pasalnya, kegiata yang berada di Ciptada tersebut merupakan kegiatan fisik yang butuh perencanaan dan survei lapangan. Sementara perencanaan itu baru berjalan terhitung Maret, April dan Mei lalu setelah ada aturan baru dari Kemendagri yang sebagian besar bukan kewenangan Ciptada Riau lagi.

Hal itu disampaikan kepala Ciptada Riau Dwi Agus Sumarno. Dikatakanya jika seluruh kegiatan Ciptada Riau sudah masuk pelelangan yang bisa dicek lansung pada ULP Riau.

“Semuanya jalan, cuma kontraktor tidak ada yang mengambil uang muka. Maka terlihat tidak ada penyerapan pada anggaran,” kata Dwi Agus.

Selain itu katanya, ia juga mempertanyakan pemyerapan Ciptada Riau yang berjumlah 5 persen itu diambil dari mana. Karena jika dihitung dari anggaran Ciptada yang bisa diselenggarakan sesuai kewenangan saat ini. Mungkin penyerapan anggaran Ciptada pasti berbeda. “Maka itu kita juga bingung hitungan penyerapan Ciptada 5 persen itu dari mana,” jelasnya.

Lebih jauh, Mantan Kadisdik Riau ini menjelaskan, Ciptada Riau bekerja sudah sesuai dengan apa yang direncankan, dan tidak mungkin mempermaikan perencanaan kegiatan. Apa lagi kegiatan itu juga ada pemeriksaan yang tidak bisa pelaksanaanya dikejar-kejar seperti kegiatan lainya. Tapi sesuai yang sudah berjalan saat ini, hasilnya bisa dilihat akhir tahun nanti. Karena penilaian detil itu baru bisa di lihat pada akhir tahun nanti.

“Kita lihat saja, berapa peyerapan Ciptada Riau akhir tahun nanti, yang pasti penyerapanya terhitung dari anggaran yang merupakan kewenangan Ciptada Riau setelah adanya pengalihan kewenangan dari Kemendagri sebelumnya,” tutur Dwi. (Dri)***