Pengaduan Masyarakat Pusako Dan Team Sudah Diterima Pihak Istana.

JAKARTA,Riauandalas.com- Perjuangan team untuk memperjuangkan masyarakat Riau khusus nya warga pusako, Kabupaten Siak, Propinsi Riau, akhirnya kesampaian juga, Terbukti surat pengaduan team telah diterima oleh pihak istana Kepresidenan, Rabu 31/1/2018.

Kini team dan masyarakat riau dan Pusako hanya tinggal menunggu respon dari Bpk Presiden Joko Widodo, yang selama ini kita kenal sosok yang pro pada rakyat ( wong cilik ) yang selama ini terjolimin oleh perusahaan super power PT.ARARA ABADI tersebut.

Melalui team gabungan di jakarta dan perwakilan dari masyarakat pusako Pak Camat, Pak Rt, dan tokoh masyarakat juga dari Jambi ( Bung Saiful )juga dari Sumut team terus berupaya untuk dapat menembus pengaduan ini pada Pak Joko Widodo.

Bentuk laporan pun dikonsep kembali Dijakarta bersama team gabungan baik lisan, tulisan bahkan Vidio di CD Card kan, Agar Pak Joko Widodo dapat melihat tayangan dan bukti yang ada pada team gabungan tersebut.

Masyarakat Pak Johan, Pak Haji, yang sempat dikomprimasi oleh Pak Waka ( Singa ompong Riau ) mengucapkan ribuan terima kasih nya pada semua team yang telah berjuang untuk mengembalikan hak mereka,, ” saya hanya mampu berdoa pada Allah swt mudah – mudahan perjuangan ini segera terselesaikan dan saudara – saudara ku semua yang berada di jakarta selalau sehat, dan tegar ,”” sembari menangis saat dihubungi melalui via hp dengan Pak Waka ( singa ompong ).

Kepada Pak Joko Widodo mereka berharap bahwa adanya , “” KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA,, ” yang mana selama ini belum mereka rasakan sama sekali, Merdeka hanya dirasakan pihak perusahaan saja, bukan bagi rakyat kecil seperti kami, yang puluhan tahun terjolimin oleh PT.ARARA ABADI ” tutur Pak Haji pada awak media ini , Sembari Pak Joko Widodo benar benar membantu masyarakat pinggiran ini.

Selama ini kita semua mengetahui Pak Joko Widodo sedang menjalankan progam SERTIPIKAT TANAH , Yang Beliau katakan tidak mau lagi kalau datang ke daerah yang di tanya masalah tanah, karena hak rakyat harus dikembalikan ke rakyat,, karena beliau di pilih oleh rakyat bukan Penguasa atau Pejabat.( fendi / waka )