Pemudik Di Rohul Tahun 2016 Menuru‎n Ekonomi Sulit “Loket Sepi”

example banner
small_als

Rokan Hulu, Riau Andalas.com – Terpantau hingga  H-10 Lebaran Idul Fitri 1437 H/2016 M, di sejumlah loket penjualan tiket bus di Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu antusias masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya diperkirakan menurun dari tahun lalu. Hal ini diakibatkan faktor kesulitan ekonomi masyarakat.

 

Disampaikan Kepala Perwakilan Bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) melayani Rute Ujungbatu-Jawa di Ujungbatu, Devis Romatua Lubis, Jumat (24/6/2016) menyampaikan, biasanya dua pekan jelang lebaran peningkatan jumlah penumpang yang ingin mudik ke Pulau Jawa sudah mulai.

 

“Biasanya, dua pekan jelang lebaran peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat, tahun ini jauh dari yang diharapkan,” keluh Devis.

Faktor penurunan jumlah pemudik ini, kata Devis menerangkan dikarenakan faktor kesulitan ekonomi masyarakat serta pengeluaran masyarakat untuk anak sekolah tahun ajaran baru ini.

 

“Salah satu faktor ekonomi, karena pemudik ke Jawa biasanya bekerja sebagai petani perkebunan, mungkin sekarang ini produksi TBS Sawit mereka menurun,” jelasnya.

 

Faktor lainnya, lanjutnya dikarenakan maraknya angkutan umum yang tidak resmi yang memberikan pelayan antar jemput alamat untuk para pemudik. Sementara, agen bus menunggu penumpangnya di loket.

“Saya berharap kepada Dishub Rohul agar melakukan penertiban untuk angkutan liar tersebut, karena dapat mengurangi pendapatan agen resmi,” pintanya.

 

Sambungnya, untuk tarif ongkos PT ALS menyesuaikan dengan peraturan pemerintah dan kantor perusahan yakni 25 persen, seperti ke Jakarta tarif lebaran sebesar Rp450 ribu yang sebelumnya Rp360 ribu. “Jawa Tengah ongkos lebaran Rp525 ribu yang sebelumnya Rp420 ribu dan untuk Jawa Timur Rp600 ribu dari ongkos sebelumnya Rp510 ribu,” paparnya.

 

Hal ini juga dipertegas Agen Bus Medan Jaya Ujungbatu, Manullang untuk tahun ini di loketnya jumlah masyarakat yang ingin mudik ke Medan (Sumut) jauh menurun. Biasanya, pihaknya selalu menambah armada angkutan, untuk tahun ini belum dapat diperkirakan. “Kalau pun ada lonjakan penumpang selama dua hari sebelum lebaran,” tukasnya.***( Alfian)