Pemkab Rohul Diminta Untuk Memperhatikan Petani Kebun karet Desa Mahato

ROKAN HULU ,Riau Andalas.com  –  Adanya laporan dari salah warga Desa Mahato kepada awak Media tentang mencekik nya harga getah yang dijatuhkan kepada mereka,maka kami pun dari TEAM Riau Andalas langsung turun ke beberapa lokasi penimbangan getah warga pada hari Senin, (17-07-2017) untuk melakukan konfirmasi kepada beberapa pengurus tender getah dilokasi yang berbeda-beda.ternyata saat kami jumpai salah seorang pengurus tender getah tersebut yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan”disini ada 2 kelompok tender pak,yaitu kelompok A dan kelompok B.dari kedua kelompok tersebut pun menjatuhkan harga yang berbeda di masyarakat.seperti kami temui kelompok B dengan menjatuhkan harga di kisaran Rp 8.050/Kg nya.dan itu ternyata masih kotor,karna masih ada lagi potongan yang dilakukan untuk pengurus-pengurus tender, itu kisaran angka Rp100-125/kg.jadi setelah kami telusuri ternyata semua pembeli getah yang katanya.

Ditenderkan tersebut adalah pembeli dari luar.dan hasilnya pun kebanyakan dibawa keluar RIAU. Dalam hal ini sangat disayangkan kurang nya perhatian pemerintah dalam hal memperhatikan hasil daerah tersebut.padahal khususnya desa masato bukanlah semerta-merta hasilnya sawit. tapi masih ada hasil karet yang hasilnya cukup luar biasa,contohnya saja kelompok B dengan hasil rata-rata tidak kurang dari 45ton/minggu jadi kalau sebulan sudah berapa?dan itu belum lagi dari kelompok A,yang hasil nya biasa nya lebih banyak dari kelompok B.harapan nya kepada pemerintah agar perhatikan lah petani karet juga,jangan semerta – merta mereka pembeli hasil karet kami yang datang dari luar seenaknya saja menjatuhkan harga yang sangat rendah pungkas warga tersebut.(Adha).