Pembangunan Surau Induk Belum Diakomodir APBN Disbudpar Akui Rumah Singgah RBS Terlantar

ROKAN HULU, Riau Andalas. com – Terlantarnya rumah singgah surau suluk di Desa Rantau Binaung Sakti (RBS) Kecamatan Kepenuhan, tempat kelahiran tokoh penyebar ajaran Tarekat Naksabandi di Basilam, kabupaten Langkat,Provinsi Sumatara Utara hingga se-Asia Tenggara, Syekh Abdul Wahab
Rokan, diakui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rohul karena
tidak adanya tenaga penjaga.

Menurut pengakuan Kepala Disbudpar Rohul, Hj Yurikawati, S.Sos, Selasa
(7/2/2017), mereka sudah menggusulkan untuk tenaga penjaga rumah
singgah, namun tidak diakomodir. Kini, yang ada hanyalah untuk dana
perawatan rumah singgah tersebut.

“Bangunan rumah singgah merupakan bantuan dari dana APBN sehearing
dengan APBD Rohul, dan tidak difungsikan karena belum adanya bangunan induk surau suluk. Kita sudah ajukan ke pusat untuk bantuan
pembangunan surau suluk induk Syekh Abdul Wahab Rokan namun tidak juga
diakomodir. Sehingga, bangunan rumah singgah tersebut tidak termanfaatkan hingga kini karena kegiatan surau suluk belum ada,”jelas Yurikawati.

Sebut Yurikawati lagi, untuk rumah singgah itu sendiri sudah
diserahterimakan oleh pengurus Surau Suluk Syekh Abdul Wahab Rokan di
Kepenuhan, namun secara rinci dirinya tidak ingat untuk besaran
pembangunan rumah singgah tersebut.

Menurut informasi warga, kini bangunan tersebut mubazir karena tidak
difungsikan dan ditempati. Selain itu, bagian bangunannya seperti
resplang juga sudah lapuk dan beberapa bagian atap bangunan sudah
banyak yang diganti dengan warna lainnya, karena bocor.

“Kita sudah usulkan untuk tenaga penjaga, namun tidak diakomodir.
Termasuk, hingga kini untuk bangunan surau suluk induknya juga belum
ada bangunannya, sehingga tidak ada aktifitas disana. Kita tidak miliki anggaran, untuk meletakan penjaga, siapa nanti yang berikan honornya,” kata Yurikawati. (ADV/Humas)