Pelecehan dan Kekerasan Terhadap Anak kembali Marak

Tidak ada komentar 397 views
example banner

pencabulan

*Dewan minta Perlindungan Anak dan Pendidikan Riau gesah Sosialisasi

PEKANBARU, Riau Andalas.com– Beberapa bulan terakhir ini pelecehan maupun kekerasan terhadap anak-anak kembali marak di Indonesia. Bahkan pelaku tindakan tersebut dilakukan orang tua sendiri sehingga sangat dikwatirkan akan mempengaruhi pertumbuhan anak selaku generasi bangsa.

Kejadian tersebut juga tidak dipungkiri terjadi di Riau yang bisa berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan generasi Riau kendepan.

Agar kejadian tersebut bisa diantisipasi meluar di Riau, Ketua komisi E DPRD Riau Masnur mengharapkan bidang terkaid di Riau, seperti komisi perlindungan anak Riau menggesah kegiatan sosialisasi pada masyarakat. Sehingga pemahaman masyarakat terhadap anak bisa lebih mendalam. Apa lagi sesuai informasi angka kejadian lebih tinggi pada daerah pelosok yang belum bisa diketahui penyeba pasti faktor kekerasan dan pelecehan itu.

“Untuk itu kita harap sosialisasi harus ditingkatkan. Agar anak-anak kita bisa terjaga dan tetap terlindungi,” ujarnya.

Saat ini kata Masnur, prilaku seseorang berbuat tindakan terhadap anak-anak ini tidak bisa lagi hanya difaktori ekonomi, tapi juga faktor perkembangan yang semakin canggih. Diantaranya kecanggihan teknologi yang disalahgunakan. Pada hal kecanggihan teknologi itu untuk meningkatkan pengetahuan terkait perkembangan di daerah mauipuin di dunia.

Kita bisa lihat katanya, melalui kecanggihan HP saja bisa mendapatkan informasi apa saja, tapi ini yang disalah gunakan oleh pengguna, dimana informasi yang diambil itu informasi tidak benar. Sehingga dampaknya jadi negatif yang juga berimbas pada anak-anak.

“Maka itu untuk teknologi ini kita juga minta peran dari dunia pendidikan. Baik Dinas pendidikan maupun pihak sekolah yang bisa memberikan arahan terhadap anak-anak,” tutur poltisi Golkar ini. (Dri)