Pelayanan Puskesmas Rambah Hilir Semakin Mantap UGD 24 Jam sudah Aktif

ROKAN HULU, Riau Andalas. com – Pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Rambah Hilir I, semakin Berbenah bahkan menargetkan pada tahun 2018 mendatang diperkirakan sudah bisa memiliki ruang rawat inap, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang ada dikecamatan Rambah Hilir hal ini di ungkapkan Kepala Puskesmas Rambah Hilir 1, Abu Sofyan S.Km.M.Kes Saat Berbincang Bincang Dengan Wartawan Media Ini Selasa ( 14/03/17).

 

Menurut Sofyan Yang lebih akrab disapa Abu Saat ini ruang Unit Gawat Darurat (UGD) sudah kita aktifkan  24 jam  di Puskesmas Rambah Hilir I,  dan untuk memenuhi pelayanan standart bagi masyarakat sesuai dengan perkembangan jumlah penduduk yang ada di wilayah kerja Puskesmas Rambah Hilir I melayani masyarakat di 8 desa, dari 13 desa yang ada di Kecamatan Rambah Hilir maka sudah selayaknya dibangun ruang rawat inap,” katanya.

 

Abu Sofyan Menjelaskan  usulan untuk pembangunan ruang rawat inap,  sudah disampaikan ke DPRD Rohul, melalui anggota DPRD Emil Yadi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Karena, untuk Pukesmas Rambah Hilir 11 melayani masyarakat 5 desa di Rambah Hilir, juga sudah memiliki ruang rawat inap dan UGD.jadi kita sangat berharap agar permohonan ini bisa secepatnya ditrima demi untuk prioritaskan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal

 

Lebih Lanjut Abu Sofyan memaparkan kunjungan pasien di puskesmas Rambah Hilir I saat ini mencapai 30 hingga 50 orang per harinya. Selain itu kita juga mengusulkan pembuatan gedung rawat inap juga kendaran Puskesmas kelililing (puskel) 1 unit, karena saat ini kita sudah miliki 1 unit kendaraan puskel atau ambulance. Dengan adaya dua unit mobil puskel, 1 unit untuk pelayanan UGD dan 1 unit lainnya untuk keliling ke masyarakat sehingga sangat dibutuhkan sekali,” jelas Abu lagi.

 

Selain itu, juga butuh tambahan minimal 1 dokter umum lagi, termasuk dan 3 perawat lagi yang mau bekerja dan tinggal 24 jam di Rambah Hilir. Karena, saat ini di Puskemas Rambah Hilir I sendiri, tenaga dokter umum hanya 1, 1 dokter gigi, tenaga perawat honorer 7 orang, bahkan diberdayaakan tenaga kesehatan dari Tenaga Sukarela (TKS) 13 orang yang sudah ada.

 

Kepala Puskemas Rambah Hilir I, Abu Syofian juga menyatakan, selain itu kedepannya pihaknya  lebih mengutamakan preventif, pencegahan penyakit. Target kegiatan 8 hari di lapangan dalam sebulan yang intinya turun langsung mensosialisasikan penyuluhan kesehatan ke masyarakat.

 

“Selebihnya, koordinasi dengan lintas sektor, mulai desa, sokolah, kecamatan, Polsek, Koramil dan masyarakat. Kita juga sudah melaksanakan pembentukan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), juga rencananya dibentuk Saka Bhakti Husada termasuk Dokter Kecil. Diharapkan nantinya sejak dini, para pelajar sudah memahami pentingnya program kesehatan,” katanya.

 

Kemudian, kita juga sudah lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah puskesmas Rambah Hilir I yang selama ini petugas saja yang turun, namun dengan adanya PSN melibatkan seluruh komponen dan elemen masyarakat maka terget PSN agar masyarkat memahami mencegah penyakit, terutama DBD yang sifatnya musiman. Apalagi di Kecamatan Rambah Hilir, termasuk tertinggi terinfeksi DBD warganya di Rohul. ( Alfian)