Panen Raya Cabe,Bupati Suyatno Optimisme Bangun Tanggul.


BAGAN SIAPIAPI,Riau Andalas Com-Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir,
Kecamatan Kubu Bupati Rokan Hilir H.Suyatno melakukan panen raya Cabe dengan seluas 40 Hektar tepatnya pada selasa(14/02/2017) kemarin.

Dalam panen raya cabe itu Bupati Suyatno didamping juga oleh Ketua DPRD H.Nasrudin Hasan dan Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Bambang Sukisworo dan diiringi rombongan lainnya yang namanya tidak disebutkan satu persatu.


Pada kesempatan itu,Bupati Suyatno mengaku meski agak terlambat sistematisnya tetapi dirinya merasa senang lantaran melihat panen cabe yang dilaksanakan hari ini banyak sekali sehingga orang nomor satu Rokan Hilir ini memberikan apresiasi kepada camat
,penghulu dan semua kelompok tani yang telah berupaya mengembangkan tanaman cabe didaerahnya.Karena menurut dia bahwa momen tersebut merupakan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat itu sendiri.

“Tadi laporan dari camat dan penghulu luas tanaman cabe ini lebih kurang 40 hektar,Saya minta dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi,”katanya.

Bupati berharap tidak hanya Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir saja yang mengembangkan tanaman tersebut melainkan juga dari kecamatan hingga ketingkat kepenghuluan lain untuk melakukan hal yang sama.sebab kata beliau semua itu tergantung masyarakat cara mengembangkannya sebagaimana soal pembinaan nanti akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Yang penting berkoordinasi saja dengan dinas terkait bagaimana caranya untuk mengembangan program pertanian sehingga nantinya dibidang pertanian semakin meningkat lagi dikalangan masyarakat kita,”Ajaknya penuh oftimisme.

Menurut keterangan petani,hasil panen cabe tersebut tidak hanya dipasarkan di Rohil saja,tetapi juga sudah banyak dijual ke Pekanbaru,Jambi,Padang,Palembang dan bahkan daerah lainnya.

Namun,terkait keluhan petani soal air pasang yang masuk kelokasi tanaman cabe,Bupati menegaskan sejauh ini sudah disampaikan hal itu ke DPRD.

“Tahun ini juga akan kita bangun tanggul.Mudah-mudahan dengan dibangunnya tanggul itu air asin tidak masuk lagi kelokasi cabe,”Katanya.

Selain bangunan tunggul masyarakat juga mendambakan jalan masuk kelokasi panen cabe yang saat ini belum memadai untuk dijadikan aktivitas.

“Beberapa hari yang lalu sejumlah mahasiswa juga ketemu saya, mereka minta perhatian jalan lintas itu supaya dibangun,tapi program itu sudah Kita masukkan anggarannya tahun ini sebesar Rp20 miliar, termasuk pembangunan kantor Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir,”tegas Suyatno.