Noviwaldi ,Merasa Disudutkan akhirnya Kosultasikan gaduh Eskalasi ke KPK

example banner

APBD-Riau-Tahun-Anggaran-2016-molor--Ini-Alasannya-
Riauandalas.com- Tak mau disudutkan dan tidak diberikan kesempatan memberikan penjelasan sebelumnya. Akhirnya Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman lakukan konsultasi dengan KPK.

Hal tersebut bertujuan, agar kegaduhan eskalasi yang terus memanas saat ini mendapat titik terang. Sehingga proses masuknya dana eskalasi di APBD-P Riau sebesar Rp 200 miliar bisa medapat kejelasan sebagaimana mestinya.

Adapun konsultasi yang dilakukan Noviwaldi di KPK tersebut, terkait pokok yang menjadi permasalahan. Pada hal permasalahan tersebut sebelumnya sudah ada penjelasan yang juga ada salinan. Bahkan ia sendiri memiliki rekaman terkait pelaksanaan tersebut. Cuma saja dalam pembahasan sebelumnya ia tidak diberikan kesepmapatan untuk menjelaskan semua itu. Sehingga untuk lebih jelasnya ia melakukan konsultasi dengan KPK.

“Kunjungan ke KPK ini untuk Konsultasi saja, jika ada kegaduhan terkait anggara eskalasi di APBD-P,” kata Noviwaldi Selasa (5/4).

Lebih jauh katanya, tujuan utama melakukan konsultasi dengan pihak KPK tersebut, karena ia mengakui tidak ada keruigian pada negara dalam pembayaran eskalasi yang di lakukan Pemprov Riau. Karena hal itu juga sepengtahuan kemandagri.

“Untuk memastikan itu pihak KPK bisa membukan rekaman yang sudah saya serahkan ke KPK,” jelasnya.

Terkait tanggapan KPK, ia menyatakan, KPK menyambut dengan baik. Tambah lagi dalam konsultasi tersebut, ada rekaman untuk menjadi bahan pertimbangan. Sehingga KPK bisa mendapat kesimpulan yang baik. “Yang pasti kita sudah utarakan prosesnya, dan rekaman itu merupakan salah bukti bagi mereka,” tutur Noviwaldi.(dri)***